Breaking

Minggu, 10 Maret 2013

Maret 10, 2013

" 10 SIKAP HIDUP AGAR TETAP DAN SELALU BAHAGIA "

" 10 SIKAP HIDUP AGAR TETAP DAN SELALU BAHAGIA "

1. Janganlah kuatir
Kekuatiran adalah penyebab aktivitas dan pikiran kita tidak produktif….

2. Jangan membiarkan ketakutan-ketak­utan tak beralasan menguasai hidupmu...
Kebanyakan sesuatu yang kita takutkan tak pernah terjadi !!!

3. JANGAN MENYIMPAN DENDAM...
Hal inilah yg paling besar dan paling menyita energi seluruh hidup kita ...!!!

4. Selesaikan setiap masalah SATU PER SATU
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan...satu demi satu..

5. Semua masalah tak perlu dibawa tidur.
Hal tersebut buruk dan tak sehat, biasakanlah tidur dengan nyaman...

6. Jangan mencampuri masalah/urusan orang lain..
Mereka memiliki cara sendiri untuk menangani setiap masalahnya ...

7. Jangan hidup pada masa lalu.
Nikmatilah masa lalu sebagai kenangan..namun jangan tergantung padanya. Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini..dan anda akan bahagia sekarang ...bukan hanya pada masa lalu.

8. Jadilah pendengar yang baik.
Hanya saat menjadi pendengar..sese­orang mendapatkan dan belajar ide-ide baru berbeda dari orang lain...

9. Jangan biarkan rasa frustrasi merusak dan mengatur hidupmu...
Kasihanilah dirimu lebih dari segalanya..aktiflah dengan kegiatan-kegiatan positif...

10. Hitunglah rahmatmu...
Jangan pernah melupakan rahmat yang kita terima sekecil apapun…Semakin banyak rahmat kecil yg kita kumpulkan akan semakin berarti bagi hidup kita...

Jika semua cara diatas telah kita aplikasikan insyaAllah kita akan menjadi pemenang dalam hidup ini… !!!
Maret 10, 2013

Tetap Tenang Saat Jodoh Terlambat Datang

Tetap Tenang Saat Jodoh Terlambat Datang

Pasangan hidup adalah salah satu dari "stasiun" perjalanan bagi semua manusia. Disanalah kehidupan baru dimulai, lengkap dengan semua pernak- pernik pelajaran yang akan membuat manusia memaknai arti kebahagiaan yang sebenarnya. Namun, proses ini bagi sebagian orang ternyata tidak gampang dilalui begitu saja. Mereka mendapati, justru dalam bagian inilah cobaan dan gemblengan hidup dimulai. Saat usia yang berjalan tak dapat lagi dihentikan, namun jodoh dan pelengkap hidupnya tidak kunjung datang, saat itu pula kegundahan hati menjadi terakrabi.

Banyak yang kemudian menyikapinya dengan sederhana, tetap berikhtiar, walau tetap diselipi kegundahan atas sebuah kepastian datangnya hari pertemuan. Namun, tak sedikit juga yang melakukan seribu satu cara, agar terhindar dari cacian makian manusia, dan atau sekedar untuk menyudahi kesedihan hati.

Namun, bisakah kita berhenti sejenak, dan membiarkan pikiran jernih yang menguasai kita. Memang siappapun tidak akan ada yang ingin melampaui cobaan yang seperti ini. Namun bukankah garis takdir itu sudah pasti dan Allah SWT jugalah tidak akan memberi cobaan yang melampui kemampuan hambanya?

Terkadang, banyak pelajaran yang bisa kita petik atas sebuah keinginan yang ternyata tertunda untuk terjadi. Dengan tertundanya kebahagiaan itu, siapa tahu Allah sedang mengajari kita atas sebuah makna dari menghargai. Ya, ketika jodoh telah datang, nantinya kita akan menjadi pribadi yang lebih manis dalam bersyukur serta memperlakukan. Dan kita akan menjadi lebih istimewa karenanya.

Dengan tertundanya pertemuan itu, mungkin Allah ingin memberikan yang lebih pas untuk kita. Dan atau dengan tertundanya jodoh itu, Allah telah memberikan skenario penggemblengan dan proses tersendiri bagi jodoh kita, sehingga kelak ketika dia bertemu dengan kita lewat sebuah pernikahan, pribadi yang lebih matang dan siap menjadi pelengkap kita, telah menjadi bagian dari kepribadiannya.

Dan bersabar adalah salah satu kunci menaklukkan keadaan ini. Sungguh, Allah pun telah berfirman "Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat" (QS. Al Baqarah:153).

Maka, tidak ada jalan lain yang lebih baik selain hanya mengembalikan semua urusannya kepada Allah dengan berdo’a dan merendahkan diri di hadapanNya. Karena Allah SWt telah berfirman,

“Dan jika hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka katakanlah Aku sangat dekat. Aku mengabulkan do’a orang yang berdo’a jika ia berdo’a kepada-Ku.. (QS. Al-Baqoroh:186)

Lagi-lagi, semua ini hanya sanggup dan bisa dimaknai oleh para hati yang selalu berprasangka baik dan bertawakkal kepada Allah SWT. Sebagai hasilnya, kebahagiaan akan tetap menjadi bagian dari hari- harinya, karena sebuah keyakinan juga melekat kuat dalam bentuk iman.

Semua hal dibawah langit ini, terjadi dengan waktu- waktunya sendiri. Pun demikian dengan kedatangan jodoh yang belum kunjung datang saat ini. Sungguh, Allah SWT maha tahu apa yang kita butuhkan, serta saat yang tepat untuk semua itu terpenuhi. Dan Allah juga maha dekat pertolongannya atas apapun kesulitan yang kita hadapi.Dan di dunia ini, tidak ada yang lebih mengerti dan mengetahui apapun kesulitan dan keinginan yang terbersit dalam hati kita, kecuali hanya Allah saja. Dan Allah lah juga yang paling tahu, yang terbaik bagi kita, dalam segala hal.

Sungguh, kerisauan itu adalah sebuah hal yang manusiawi. Namun, hal tersebut tidak membawa dampak apapun, kecuali membuat pikiran kita semakin tertutup dari kebaikan, dan mendekatkan diri dengan kesedihan.Namun justru ketenangan yang didasari iman, tawakkal, serta prasangka baik kepada Allah, yang akan menyejukkan dan mengistimewakan­ kita. InsyaAllah
Maret 10, 2013

Baiknya Celaan dan Buruknya Pujian

Baiknya Celaan dan Buruknya Pujian

Imam Ibnu Hazm Rahimahullah berkata:
“Sebuah cara yang paling manjur untuk mendapatkan ketenangan adalah mengabaikan omongan orang dan memperhatikan ucapan Sang Pencipta Alam. Barangsiapa yang menyangka bahwa dirinya bisa selamat dari celaan manusia, maka dia telah gila.
Seorang yang mencermati secara seksama -sekalipun ini pahit rasanya- niscaya akan mengetahui bahwa celaan manusia kepadanya justru lebih baik daripada pujian mereka, sebab pujian kalau memang benar (sesuai kenyataan) maka bisa menyeretnya kepada lupa daratan dan dapat menimbulkan penyakit ‘ujub (bangga diri) yang akan merusak keutamaannya. Namun apabila pujian itu tidak benar dan dia bergembira dengannya, maka artinya dia gembira dengan kedustaan. Sungguh ini kekurangan yang sangat.

Adapun celaan manusia, kalau memang benar (sesuai kenyataan) maka hal itu dapat mengeremnya dari perbutan yang tercela, dan ini sangat bagus sekali, semua pasti menginginkannya kecuali orang yang kurang akalnya. Namun apabila celaan itu tidak benar dan dia bersabar, berarti dia akan mendapatkan keutamaan sabar dan akan mengambil pahala kebajikan dari orang yang mencelanya, sehingga dia akan menuai pahala kelak di hari kiamat hanya dengan perbuatan yang tidak memberatkan (yaitu bersabar). Sungguh ini adalah kesempatan berharga, semua pasti menginginkannya kecuali orang yang gila."
(Mudawah Nufus, hal. 80-81, dari abiubaidah.com)

Di antara tanda kebodohan adalah senang dengan pujian dan menjadikan pujian untuk kepuasan diri, di antara tanda kecerdasan adalah ikhlas menerima celaan dan menjadikan celaan sebagai bahan renungan untuk perbaikan diri..

Sedikit renungan pagi..
Semoga bermanfaat..
Maret 10, 2013

10 Orang Solatnya Tidak Diterima Oleh Allah

10 Orang Solatnya Tidak Diterima Oleh Allah

Rasulullah S.A.W. telah bersabda yang bermaksud : "Sesiapa yang memelihara solat, maka solat itu sebagai cahaya baginya, petunjuk dan jalan selamat dan barangsiapa yang tidak memelihara solat, maka sesungguhnya solat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak juga menjadi petunjuk dan jalan selamat baginya." (Tabyinul Mahaarim)

Rasulullah S.A.W telah bersabda bahwa : "10 orang solatnya tidak diterima oleh Allah S.W.T, antaranya :

1. Orang lelaki yang solat sendirian tanpa membaca sesuatu.

2. Orang lelaki yang mengerjakan solat tetapi tidak mengeluarkan zakat.

3. Orang lelaki yang menjadi imam, padahal orang yang menjadi makmum membencinya.

4. Orang lelaki yang melarikan diri.

5. Orang lelaki yang minum arak tanpa mahu meninggalkannya (Taubat).

6. Orang perempuan yang suaminya marah kepadanya.

7. Orang perempuan yang mengerjakan solat tanpa memakai tudung.

8. Imam atau pemimpin yang sombong dan zalim menganiaya.

9. Orang-orang yang suka makan riba'.

10. Orang yang solatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan yang keji dan mungkar."

Sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud : "Barang siapa yang solatnya itu tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya solatnya itu hanya menambahkan kemurkaan Allah S.W.T dan jauh dari Allah."

Hassan r.a berkata : "Kalau solat kamu itu tidak dapat menahan kamu dari melakukan perbuatan mungkar dan keji, maka sesungguhnya kamu dianggap orang yang tidak mengerjakan solat. Dan pada hari kiamat nanti solatmu itu akan dilemparkan semula ke arah mukamu seperti satu bungkusan kain tebal yang buruk."
Maret 10, 2013

~" ADA HIKMAH DI BALIK MUSIBAH "~

~" ADA HIKMAH DI BALIK MUSIBAH "~

Bismillahirrahmanirrahiim..

Cobalah untuk tidak pernah berhenti menggali dan menggali hikmah dari setiap musibah, ujian dan cobaan yang tengah kita hadapi. Karena Allah tidak akan memberikan apa-apa tanpa Ibrah.

Ibnu Al-Jauzy pernah berkata :

"Jika engkau tidak mampu menangkap hikmah, bukan karena hikmah itu tidak ada, namun semua itu di akibatkan kelemahan daya ingat engkau sendiri. Engkau kemudian harus tahu bahwa para rajapun memiliki rahasia yang tidak di ketahui setiap orang.

Bagaimana mungkin engkau dengan segala kelemahan yang ada bisa mengungkap seluruh hikmahnya...?"

Ya... Banyak hal yang terjadi di kehidupan ini yang awalnya mungkin kita anggap pahit, getir atau menyakitkan. Namun di kemudian hari, justru kita syukuri.

Sebaliknya tidak sedikit dari awalnya kita sambut dengan suka cita, namun di belakang hari justru menjadikan diri ini bermuram durja, bahkan berurai air mata.

Sesungguhnya di setiap kejadian yang menimpa pastilah tersimpan Hikmah dari Allah subhanahu wa ta'ala.

Pertanyaannya,,­
Apakah kita sudah berusaha mencari atau menggalinya atau tidak...???

Mengenai kapan saatnya hikmah itu muncul ke permukaan, juga sering menjadi pertanyaan.

Bisa saat itu juga, seminggu, sebulan, setahun, lima tahun, sepuluh tahun, bahkan mungkin setelah kita meninggal dunia.

Andai kita menyadari, bahwa sungguh di setiap kejadian apapun itu, pahit atau manis pasti mengandung Hikmah dan pelajaran berharga.

Maka ketika hal itu menimpa, engkaupun dapat menyikapinya.

Bukan berfikir PROBLEMIK~ WHY and WHY..?

Tetapi berfikir SOLUTIF~ HOW and HOW..?

Dari pada engkau harus berfikir mengapa begini..? mengapa ini terjadi..? mengapa ini harus menimpaku..? mengapa.. mengapa.. dan seterusnya,, Akan lebih baik jika engkau bertanya:

"Apa yang harus aku lakukan untuk kejadian ini..?"

Apakah engkau akan jatuh tersungkur dan menyerah atau justru semakin bangkit dan melejit..?

"Engkau sendirilah yang tahu jawabannya"

Tetap Senyum Semangat Karena ALLAH...^_^…