Breaking

Minggu, 10 Maret 2013

Maret 10, 2013

... SHALATLAH TEPAT WAKTU, .. INSYA ALLAH REZEKI PUN TEPAT WAKTU ...

... SHALATLAH TEPAT WAKTU, .. INSYA ALLAH REZEKI PUN TEPAT WAKTU ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Sahabat tercinta, simak dialog berikut ini supaya kita dapat memetik hikmahnya. Sesungguhnya shalat yang paling afdhal adalah shalat tepat waktu. Ingin rezeki lancar dan tidak tertunda - tunda, shalatlah tepat waktu.

Penanya : “Kerja disini digaji pak?”

Satpam : “Iya dong pak.”

Penanya : “Alhamdulillah ya, masih bisa kerja dan digaji. Sementara ada orang lain yang ngga’ punya pekerjaan apalagi digaji”

Satpam : “Iya sih, pak. Tapi, Saya bosan pak, sudah 7 tahun begini terus ..... jadi satpam aja. Gaji pun naik ala kadarnya.”

Penanya : “Ooo begitu ya pak. Ohya, sudah shalat pak?”

Satpam : “Belum. Nanti aja, tanggung. Jam 5-an aja deh.”

Penanya : “Wah, sekarang jam 3-an, waktunya ashar. Kalau bapak shalat jam 5 berarti menunda shalat 2 jam. Kalau satu hari ada 5 waktu shalat, rata-rata bapak menunda 5 x 2 jam = 10 jam. Artinya Satu minggu bapak menunda 7 x 10 jam = 70 jam.

Satu bulan 4 x 70 jam = 280 jam. Satu tahun bapak menunda 12 x 280 jam = 3360 jam. Dan akhirnya selama 7 tahun bapak telah menunda shalat selama 7 x 3360 jam = 3520 jam atau sama dengan 3 tahun. Nah, jadi dari 7 tahun yang bapak merasa bosan itu, bapak telah kehilangan 3 tahun menunda shalat.”

Satpam : “Wah, iya-ya pak. Banyak banget ya.”

Penanya : “Iya pak. Wajar kalau rezeki bapak tertunda juga.”

Penanya : “shalatlah tepat waktu pak. Kalau sudah bisa, shalatlah berjama’ah, kalau sudah bisa, tambahkan dengan yang sunah, kalau sudah bisa, lengkapi dengan shalat Dhuha dan Tahajud. Lalu sempurnakan dengan sedekah. Shalat Tepat Waktu Supaya Rezeki pun Tepat Waktu, insya Allah.”

Satpam : “Iya pak, astaghfirullah. Jadi selama ini saya sendiri yang menjadi penyebab tertundanya rezeki Allah turun.”

Nyeessss, bagai es segar yang mengguyur udara panas, beberapa kalimat tanya - jawab antara seorang ustadz yang sering tampil di TV dengan seorang satpam SPBU itu memberikan kesegaran, kesejukan sekaligus efek kejut buat kita yang selama ini masih sering melewatkan shalat di awal waktu.

Mungkin juga sebagian rezeki kita yang tertunda selama ini adalah buah dari ketidak taatan kita pada perintah Sang Pemilik Kekayaan dan Pemberi rezeki. Astaghfirullahal’adziim. Yaa Robb ampuni dan kasihilah hamba-Mu ini ...

Wallahu’alam bishshawab, ..
#Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah ....

Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....
Maret 10, 2013

.. TIPS MENGHILANGKAN RASA KECEWA KARENA PUTUS CINTA ..

.. TIPS MENGHILANGKAN RASA KECEWA KARENA PUTUS CINTA ..

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... 1. Jangan terlalu larut oleh rasa kecewa, karena hanya akan menyia-nyiakan waktu hidup yang tidak berguna. Setiap detik sangat berarti. Kita tidak bisa kembali kemasa lalu, kita tidak akan pernah bisa mengulang apa yang sudah terjadi.

Meratapi dan kecewa atas apa yang sudah terjadi tidak akan membuat masalah kita selesai yang ada adalah membuat kita kecewa semakin dalam dan membuahkan penderitaan yang tiada berujung.

Toh orang yang kita pikir juga belum tentu memikirkan kita. So segera bangkit. Tinggalkan masa lalu, berkonsentrasilah pada apa yang bisa lakukan saat ini. Berkonsentrasilah untuk mengembangkan potensi2 yang ada dalam diri kita, meningkatkan kwalitas kita di mata Allah agar Allah melihat kita pantas untuk mendapat pendamping yang terbaik di masa yang sudah menanti.

2. Kalau memang dalam kondisi terberatnya kita harus pisah dari si dia, maka hal pertama yang harus kita lakukan adalah Bersyukurlah kepada Allah. Karena si dia sudah menjadi jalan untuk menyucikan kita kembali dari dosa-dosa yang pernah membuat kita terlena dengannya.

Biarlah penggalan syair lagu Edcoustic yang berjudul Muhasabah Cinta jadi nyanyian hati kita, “Kata-kata cinta terucap indah mengalir berdzikir di kidung doaku, sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku”.

Dan satu point penting yang juga harus kita hadapi dengan penuh keikhlasan, biarlah dia pergi jika keberadaanya disisi kita hanya memicu kita untuk berbuat dosa karena kita tidak bisa ikhlas mengabdi kepadanya.

So don’t be sad frendz…Apapun yang terjadi itulah hadiah terbaik Allah yang memang dihadirkan sebagai keputusan terbaikNya untuk kebahagian kita nantinya^__^

3. Tetaplah jaga kesucian diri, jangan terperosok kelubang maksiat kedua kali. Serahkan hidup kepada Allah dan bersabarlah dari ujian yang sedang qt hadapi..

Dan bersabarlah kamu bersama-sama orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya ( Q.s Al-kahfi )

Masuk ke dalam komunitas-komunitas yang bisa membantu kita untuk selalu memperbaiki diri. Ingat wanita yang shalehah diciptakan hanya untuk laki-laki yang shaleh dan juga sebaliknya.

Jadi kalau kalau kita pengen pendamping hidup yang shaleh atau shalehah, ya kita musti mencetak pribadi kita dulu sesuai dengan pribadi pendamping yang kita impikan.

4. Lakukan introspksi diri. Mungkin kita akan sadar ternyata cinta yang selama ini kita pertahankan, justru membuat kita banyak melupakan kewajiban sebagai hamba Allah ..

Kita sibuk mengingat si dia, kita menduakanNya. Smoga kita dikaruniai seorang pendamping yang bisa membantu kita untuk lebih mencintaNya. Lebih dekat padaNya, bersama-sama berjuang untuk mencari keridhaanNya. Sehingga kita mampu mencintaiNya di atas segala cinta.

5. Jangan tangisi ketika si dia mendustai, tetapi tangisilah diri kita yang sedang terlelap dalam buaian dosa.. Memang dia telah membuat hidup kita berkesan. Tapi ketahuilah, dia juga telah meninggalkan saham dosa yang tidak habis untuk dituliskan.

6. Takutlah kamu kepada Allah, dimana saja kamu berada. Hiduplah dengan sifat ihsan seolah kita melihatNya. Dan kalaupun kita tidak bisa melihatNya yakinlah bahwa Dia selalu melihat kita.

Dengan berkeyakinan seperti ini insyaallah akan membuat kita lebih mampu menjaga hati dan perbuatan dari hal2 yang bisa mengundang murkaNya.

7. Rasulullah bersabda : ” Tali iman yang kokoh adalah saling tolong menolong (setia) karena Allah, saling bermusuhan karena Allah, cinta karena Allah dan benci karena Allah pula. (( Hr. Bukhari )

:) ... Semoga saat Allah mempertemukan kita dengan seseorang yang baru untuk kita cintai, maka kita bisa saling mencintai hanya karena Allah.

Cinta yang insyallah yang akan membawa kita pada kebahagiaan rumah tangga laksana syurga karena di bangun atas Cinta kita kepadaNya, karena mengharap keridhoanNya. Aamiin

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....

** Sumber : http://ustadchandra.wordpress.com/page/2/
Maret 10, 2013

" 10 SIKAP HIDUP AGAR TETAP DAN SELALU BAHAGIA "

" 10 SIKAP HIDUP AGAR TETAP DAN SELALU BAHAGIA "

1. Janganlah kuatir
Kekuatiran adalah penyebab aktivitas dan pikiran kita tidak produktif….

2. Jangan membiarkan ketakutan-ketak­utan tak beralasan menguasai hidupmu...
Kebanyakan sesuatu yang kita takutkan tak pernah terjadi !!!

3. JANGAN MENYIMPAN DENDAM...
Hal inilah yg paling besar dan paling menyita energi seluruh hidup kita ...!!!

4. Selesaikan setiap masalah SATU PER SATU
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan...satu demi satu..

5. Semua masalah tak perlu dibawa tidur.
Hal tersebut buruk dan tak sehat, biasakanlah tidur dengan nyaman...

6. Jangan mencampuri masalah/urusan orang lain..
Mereka memiliki cara sendiri untuk menangani setiap masalahnya ...

7. Jangan hidup pada masa lalu.
Nikmatilah masa lalu sebagai kenangan..namun jangan tergantung padanya. Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini..dan anda akan bahagia sekarang ...bukan hanya pada masa lalu.

8. Jadilah pendengar yang baik.
Hanya saat menjadi pendengar..sese­orang mendapatkan dan belajar ide-ide baru berbeda dari orang lain...

9. Jangan biarkan rasa frustrasi merusak dan mengatur hidupmu...
Kasihanilah dirimu lebih dari segalanya..aktiflah dengan kegiatan-kegiatan positif...

10. Hitunglah rahmatmu...
Jangan pernah melupakan rahmat yang kita terima sekecil apapun…Semakin banyak rahmat kecil yg kita kumpulkan akan semakin berarti bagi hidup kita...

Jika semua cara diatas telah kita aplikasikan insyaAllah kita akan menjadi pemenang dalam hidup ini… !!!
Maret 10, 2013

Tetap Tenang Saat Jodoh Terlambat Datang

Tetap Tenang Saat Jodoh Terlambat Datang

Pasangan hidup adalah salah satu dari "stasiun" perjalanan bagi semua manusia. Disanalah kehidupan baru dimulai, lengkap dengan semua pernak- pernik pelajaran yang akan membuat manusia memaknai arti kebahagiaan yang sebenarnya. Namun, proses ini bagi sebagian orang ternyata tidak gampang dilalui begitu saja. Mereka mendapati, justru dalam bagian inilah cobaan dan gemblengan hidup dimulai. Saat usia yang berjalan tak dapat lagi dihentikan, namun jodoh dan pelengkap hidupnya tidak kunjung datang, saat itu pula kegundahan hati menjadi terakrabi.

Banyak yang kemudian menyikapinya dengan sederhana, tetap berikhtiar, walau tetap diselipi kegundahan atas sebuah kepastian datangnya hari pertemuan. Namun, tak sedikit juga yang melakukan seribu satu cara, agar terhindar dari cacian makian manusia, dan atau sekedar untuk menyudahi kesedihan hati.

Namun, bisakah kita berhenti sejenak, dan membiarkan pikiran jernih yang menguasai kita. Memang siappapun tidak akan ada yang ingin melampaui cobaan yang seperti ini. Namun bukankah garis takdir itu sudah pasti dan Allah SWT jugalah tidak akan memberi cobaan yang melampui kemampuan hambanya?

Terkadang, banyak pelajaran yang bisa kita petik atas sebuah keinginan yang ternyata tertunda untuk terjadi. Dengan tertundanya kebahagiaan itu, siapa tahu Allah sedang mengajari kita atas sebuah makna dari menghargai. Ya, ketika jodoh telah datang, nantinya kita akan menjadi pribadi yang lebih manis dalam bersyukur serta memperlakukan. Dan kita akan menjadi lebih istimewa karenanya.

Dengan tertundanya pertemuan itu, mungkin Allah ingin memberikan yang lebih pas untuk kita. Dan atau dengan tertundanya jodoh itu, Allah telah memberikan skenario penggemblengan dan proses tersendiri bagi jodoh kita, sehingga kelak ketika dia bertemu dengan kita lewat sebuah pernikahan, pribadi yang lebih matang dan siap menjadi pelengkap kita, telah menjadi bagian dari kepribadiannya.

Dan bersabar adalah salah satu kunci menaklukkan keadaan ini. Sungguh, Allah pun telah berfirman "Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat" (QS. Al Baqarah:153).

Maka, tidak ada jalan lain yang lebih baik selain hanya mengembalikan semua urusannya kepada Allah dengan berdo’a dan merendahkan diri di hadapanNya. Karena Allah SWt telah berfirman,

“Dan jika hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka katakanlah Aku sangat dekat. Aku mengabulkan do’a orang yang berdo’a jika ia berdo’a kepada-Ku.. (QS. Al-Baqoroh:186)

Lagi-lagi, semua ini hanya sanggup dan bisa dimaknai oleh para hati yang selalu berprasangka baik dan bertawakkal kepada Allah SWT. Sebagai hasilnya, kebahagiaan akan tetap menjadi bagian dari hari- harinya, karena sebuah keyakinan juga melekat kuat dalam bentuk iman.

Semua hal dibawah langit ini, terjadi dengan waktu- waktunya sendiri. Pun demikian dengan kedatangan jodoh yang belum kunjung datang saat ini. Sungguh, Allah SWT maha tahu apa yang kita butuhkan, serta saat yang tepat untuk semua itu terpenuhi. Dan Allah juga maha dekat pertolongannya atas apapun kesulitan yang kita hadapi.Dan di dunia ini, tidak ada yang lebih mengerti dan mengetahui apapun kesulitan dan keinginan yang terbersit dalam hati kita, kecuali hanya Allah saja. Dan Allah lah juga yang paling tahu, yang terbaik bagi kita, dalam segala hal.

Sungguh, kerisauan itu adalah sebuah hal yang manusiawi. Namun, hal tersebut tidak membawa dampak apapun, kecuali membuat pikiran kita semakin tertutup dari kebaikan, dan mendekatkan diri dengan kesedihan.Namun justru ketenangan yang didasari iman, tawakkal, serta prasangka baik kepada Allah, yang akan menyejukkan dan mengistimewakan­ kita. InsyaAllah
Maret 10, 2013

Baiknya Celaan dan Buruknya Pujian

Baiknya Celaan dan Buruknya Pujian

Imam Ibnu Hazm Rahimahullah berkata:
“Sebuah cara yang paling manjur untuk mendapatkan ketenangan adalah mengabaikan omongan orang dan memperhatikan ucapan Sang Pencipta Alam. Barangsiapa yang menyangka bahwa dirinya bisa selamat dari celaan manusia, maka dia telah gila.
Seorang yang mencermati secara seksama -sekalipun ini pahit rasanya- niscaya akan mengetahui bahwa celaan manusia kepadanya justru lebih baik daripada pujian mereka, sebab pujian kalau memang benar (sesuai kenyataan) maka bisa menyeretnya kepada lupa daratan dan dapat menimbulkan penyakit ‘ujub (bangga diri) yang akan merusak keutamaannya. Namun apabila pujian itu tidak benar dan dia bergembira dengannya, maka artinya dia gembira dengan kedustaan. Sungguh ini kekurangan yang sangat.

Adapun celaan manusia, kalau memang benar (sesuai kenyataan) maka hal itu dapat mengeremnya dari perbutan yang tercela, dan ini sangat bagus sekali, semua pasti menginginkannya kecuali orang yang kurang akalnya. Namun apabila celaan itu tidak benar dan dia bersabar, berarti dia akan mendapatkan keutamaan sabar dan akan mengambil pahala kebajikan dari orang yang mencelanya, sehingga dia akan menuai pahala kelak di hari kiamat hanya dengan perbuatan yang tidak memberatkan (yaitu bersabar). Sungguh ini adalah kesempatan berharga, semua pasti menginginkannya kecuali orang yang gila."
(Mudawah Nufus, hal. 80-81, dari abiubaidah.com)

Di antara tanda kebodohan adalah senang dengan pujian dan menjadikan pujian untuk kepuasan diri, di antara tanda kecerdasan adalah ikhlas menerima celaan dan menjadikan celaan sebagai bahan renungan untuk perbaikan diri..

Sedikit renungan pagi..
Semoga bermanfaat..