Breaking

Sabtu, 25 Januari 2014

Januari 25, 2014

Zina VS Adzan



Rasulullah saw bersabda, "Jika sebuah desa ada orang yang adzan, Allah akan menjaga desa tersebut dari adzab-Nya pada hari itu."

Pernah air sungai di kota Baghdad meluap disertai hujan deras, sehingga hampir menenggelamkan seluruh kota. Di saat bersamaan, ada orang shalih di kota tersebut bermimpi. Dalam mimpinya, dia menyaksikan dari tepi sungai Dijlah luapan air yang mulai menggenangi pemukiman warga. Dia hanya bisa melihat sambil berkata,

"La haula wala quwwata illa billah. Baghdad akan tenggelam."

Masih dalam mimpinya, tak selang lama, datanglah dua malaikat berwujud manusia. Terjadilah percakapan di antara keduanya,

"Apa yang diperintahkan kepadamu?"

"Menenggelamkan kota Baghdad. Tapi perintah itu kemudian dicabut lagi."

"Kenapa?"

"Malaikat penjaga malam melaporkan bahwa tadi malam di kota Baghdad terjadi tujuh ratus perzinahan. Allah murka, dan memerintahkan aku menenggelamkan Baghdad. Kemudian malaikat penjaga siang melaporkan ada tujuh ratus adzan dan iqamah, sehingga Allah mengampuni para pelaku zina disebabkan para pengumandang adzan dan iqomah."

Orang shalih itu lantas terbangun dari tidurnya. Air sungai terlihat berkurang sedikit demi sedikit. Baghdad terhindar dari musibah besar yang akan menelan jutaan korban.

* * *

Mari kita Bersyukur di lingkungan kita masih terdengar lengkingan suara adzan dan iqomah di masjid-masjid menjelang didirikannya sholat. Tanpa kita sadari, berkat para muadzin itulah lingkungan kita terhindar dari musibah akibat perilaku dosa yang semakin hari semakin memprihatinkan.

Dikutip dari kitab Tatsbitul Fuad juz 1 halaman 354

Subhanallah....
Januari 25, 2014

MANFAAT WUDHU SEBELUM TIDUR



[ Harap di Baca !! ]

"Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap 'Ya Allah ampunilah hamba-Mu si fulan, karna ia tidur di malam hari dalam keadaan suci."
(HR. Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a)

Hal ini juga ditulis dalam kitab tanqin al-qand al-hatsis karangan syekh muhammad bin umar an-
nawawi al-mantany. Dari umar bin harist bahwa Nabi bersabda :

"Barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu, maka apabila mati disaat tidur maka matinya dalam keadaan syahid disisi Allah SWT, maksudnya orang yg berwudhu sebelum tidur akan memperoleh posisi yg tinggi disisi Allah SWT."

Tertarik kah? Yuk sobat kita belajar berwudhu sebelum tid
Januari 25, 2014

Kekagumanmu Tak Sebanding Dengan Kesetiaan Istriku



Seorang lelaki dan seorang Gadis saling berkenalan. Mereka kenal di satu tempat setelah tukar pin, esoknya si gadis mulai bbm..

Gadis: “Mas hebat ya. Punya usaha sendiri, sukses pula”

Lelaki:” Terima kasih “.

Esoknya si gadis menelpon , sekedar ” Say halo, kapan ya mas, kita makan bareng lagi ?

Lelaki : kapan aja boleh
Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui BBM n telepon, sesekali juga janjian pergi makan siang bersama.
Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah :
”Mas.. Sebenarnya aku mencintaimu ,­ aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri kedua, aku siap mas.. dan maaf aku mengganggu perasaanmu..

Dengan berat hati silelaki menjawab :
“Dik, aku mengerti dan paham maksudmu.. tapi dengan berat hati aku harus jawab TIDAK!
Aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.

Tapi.. taukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan sukses usahaku.,
itu semua karena dorongan dan semangat istriku.. Sungguh sangat berdosa jikalau aku harus berselingkuh dengan seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalo aku sekarang udah sukses…

Kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku semata…
padahal ada orang – kesayangan di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta,
Kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah abadi.
Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku yang selalu mendampingiku dikala susah, terpuruk & sukses seperti ini.
Taukah kamu bahwa isteriku yg selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa mnjadi sperti ini.
Kamu memang cantik, tapi hati isteriku lebih cantik. Terima kasih, walau bagaimanapun kau telah mengagumiku.
Duhai para lelaki,sanggupk ah kau berkata demikian bila menemui wanita cantik dan menarik yg suka padamu ?
Januari 25, 2014

Yang membuat hati NYAMAN. Bukan karena JABATAN. Tapi pasangan hidup yang penuh PENGERTIAN.

Yang membuat hati NYAMAN.
Bukan karena JABATAN.
Tapi pasangan hidup yang penuh PENGERTIAN.

Yang membuat hati BERSYUKUR.
Bukan karena kehidupan yang MAKMUR.
Tapi pasangan yang hidup JUJUR.

Yang membuat semangat BERKOBAR .
Bukan karena mobil yang BERJAJAR.
Tapi pasangan yang hidupnya PENYABAR.

Yang membuat hidupnya BERKAT.
Bukan rumah yang BERTINGKAT.
Tapi pasangan yang hidupnya TAAT.

Yang membuat hidup BAHAGIA .
Bukan karena HARTA.
Tapi pasangan yang hidup yang SETIA.

Yang membuat hidup SUKA CITA.
Bukan karena memiliki PERMATA.
Tapi memiliki pasangan hidup yang penuh CINTA.

Mulailah hidupmu untuk menjadi BERKAH bagi orang yang paling dekat dengan kamu,yaitu pasangan hidupmu.

KEBERHASILAN SEJATI adalah ketika kamu tetap SETIA dan bisa membuat pasangan hidupmu BERBAHAGIA saat hidup BERSAMAMU...
Januari 25, 2014

Mengganti Kata “Jangan”

Mengganti Kata “Jangan”

“Dahulu, aku adalah seorang anak kecil yang berada dalam asuhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan tanganku bergerak ke sana-sini mengambil makanan. Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, ‘Wahai Anak Kecil, sebutlah nama Allah (bacalah basmalah), makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang berada di dekatmu.’ Kemudian, aku tidak pernah lagi makan seperti saat itu.” (HR. Bukhari, juz 5, hlm. 2056, Shahih Al-Bukhari; dinilai sahih oleh Al-Albani)

mengganti-kata-jangan

Cukup sekali googling dengan kata kunci “kata jangan pada anak”, kita bisa mendapat begitu banyak tulisan yang menasihatkan para orang tua untuk menghindari penggunaan kata “jangan” kepada anak. Alasan yang diuraikan pun beragam: dengan kata “jangan”, anak menjadi tidak paham tentang perbuatan yang seharusnya dia lakukan; anak malah akan balik bertanya “kenapa tidak boleh”; dan berbagai alasan lainnya.

Meski sudah memiliki segudang referensi semisal itu, apakah kita pernah sadar bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebenarnya sudah jauh hari mengajarkan kita tentang konsep ini?

Jika kita perhatikan penuturan ‘Umar bin Abi Salamah di awal tulisan ini, kita bisa melihat cara bijak sang Mushthafa dalam mendidik anak kecil. Ketika tangan ‘Umar bin Abi Salamah berkelana ke sana-sini di atas meja makan, Rasulullah tidak mengatakan, “Jangan lakukan itu!”, namun beliau justru mengatakan, “Wahai Anak Kecil, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang berada di dekatmu.”

Dari teladan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, banyak sekali pelajaran yang bisa kita praktikkan:

1. Anak kecil terlahir ke dunia dalam keadaan nihil pengalaman. Pengajaran dari orang-orang di sekitarnya akan memengaruhi perkembangan jiwanya.

2. Memberikan informasi kepada anak merupakan bentuk pengajaran yang jauh lebih baik dibandingkan menyampaikan larangan.

3. Ketika perintah yang diucapkan kepadanya berupa kalimat negasi, misalnya: “Tanganmu jangan ke mana-mana mengambil makanan,” bisa jadi, si anak malah tidak paham maksudnya sehingga tangannya tetap bergerak ke mana-mana mengambil makanan, atau justru mereka tidak jadi makan dan malah bingung harus bersikap seperti apa.

4. Ketika anak melakukan kesalahan, itu justru waktu yang tepat untuk memberikannya pengajaran baru, di sampiing meluruskan kesalahan yang telah dibuatnya. Lihatlah, kesalahan ‘Umar bin Abi Salamah hanya satu: tangannya bergerayang ke sana-sini di atas meja makan untuk mengambil makanan, namun Rasulullah meluruskannya dengan satu pengajaran: “Dan makanlah makanan yang berada di dekatmu …” plus dua ilmu baru: “Sebutlah nama Allah (bacalah basmalah), makanlah dengan tangan kananmu…”

5. Menyapa anak sebelum memberi teguran merupakan salah satu sikap lembut dalam memberi nasihat kepadanya. Sebagaimana ucapan Rasulullah, “Wahai anak kecil…”

6. Sikap santun dalam menegur anak bisa memberi kesan mendalam pada dirinya:

- Si anak akan lebih mudah menerima nasihat. Sebagaimana perkataan ‘Umar bin Abi Salamah, “… Kemudian, aku tidak pernah lagi makan seperti saat itu.”
- Dia akan belajar tentang adab dalam memberi nasihat.
- Suatu saat, adab itu bisa dia terapkan ketika menasihati orang lain.

--- Memang benar ya, ajaran Islam itu sangat menyeluruh dan indah. Tak rugilah kita menjadi seorang muslim.