Breaking

Rabu, 07 Januari 2015

Januari 07, 2015

#Vday: Love or Lust? Sayang atau Syahwat?



#Vday: Love or Lust? Sayang atau Syahwat?



01. katanya virus #vday menyerang paling ganas pada remaja, karena itu kita perlu definisikan siapa itu remaja :)
02. remaja yang kena #vday bukan lagi anak-anak, belum nyampe dewasa, apalagi kolot! remaja sering disebut abege, anak baru gede!
03. apanya yang gede?! >> jangan piktor ah, yang jelas badannya tambah gede, tenaganya juga, porsi makannya pula, dan yang kentara nafsunya tambah gede!
04. karena nafsunya udah gede, makanya orang bilang masa remaja itu masa-masa paling indah, betul? >> apanya yang indah? >> cek…
05. mulai demen sama lawan jenis.. PDKT dah.. caranya >> pinjem bukuuu! (ini strategi dari tahun 70-an), atau belajar bersama (strategi baheula)
06. indahnya lagi masa remaja, jalan bareng-bareng.. kalo ada yang kecantol, yaa.. ajak nonton bareng >> pas nonton pingin? >> megang-megang..
07. pas ditanya kenapa megang-megang? alasannya “praktek anatomi” *glek >> ancur.. >> kebablasan akhirnya?! >> haliim! (ee.. salah, hamil) -_-; *sigh
08. gak kuat nanggung malu, diaborsi, digugurin, bayinya dibunuh, naudzubillah.. itulah kondisi remaja masa kini, hasil pergaulan bebas
09. banyak yang umbar nafsu atas nama cinta, dan itu bukan terjadi karena niat doang, tapi ceweknya juga kasi kesempatan >> waspadalah! WASPADALAH!
10. makanya kita juga kudu tau kumaha me-menej cinta, yuk kita bahas tentang cinta (cie.. cie.. kalo udah yang ini pada ngumpul dah) :D
11. banyak definisi dari para sarjana tentang cinta, yang paling terkenal adalah “love is cinta” >> gubrak! ya iyalah (judul film noh!) -_-;
12. ada yang bilang pula cinta itu perasaan mendalam yang nggak terukur (kayak sumur), ada juga yang bilang cinta itu buta (huruf, karena nggak pernah sekolah)
13. ada juga yang bilang “love at first sight” >> bahasa indonesianya >> jangan merokok sembarangan.. eh salah “cinta pertama” -_- >> nama lainnya cinta monyet
14. kenapa cinta monyet? >> karena monyet kalo pacaran udah putus urat malunya, rasa-rasa dunia milik bedua, yang lain figuran >> begitulah cinta monyet
15. mendefinisikan cinta sulit, tapi saya bisa kasitau efek kena cinta, misal selalu senyum-senyum sendiri (beda tipis sih sama orang depresi akut)
16. cinta juga buat orang yang paling pemberani jd kyk ayam matok cacing, ngangguk2 mulu didepan yg dicintai, gak berani ngelawan
17. cinta juga bisa buat orang yang paling pengecut pasang badan, bertaruh nyawa demi yang dicintainya, jadi herois
18. cinta membuat gunung tak ada yg terlalu tinggi tuk didaki, buat tak ada laut yg terlalu luas tuk diseberangi *suit2.. :)
19. yang paling jelas, cinta adalah kursus puisi gratis, karena yg jatuh cinta mendadak jadi puitis, Hamlet aja kalah sama puisinya, mantap! :D
20. makanya Michael Faraday bilang “cinta itu tak dapat diciptakan n dimusnahkan, hanya berubah bentuk” (riwayat nipu) >> eh itu listrik ya?
21. pokoknya jatuh cinta itu nikmat, lagu dangdut jadi enak didengar dan makanan apapun jadi lezat, hehe..
22. kalo lagi bokek, mau makan gratis, deketin aja orang yang lagi jatuh cinta, pasti ditraktir (kalo dia nggak sama bokek)
23. tapi jangan coba-coba minta traktir sama yang baru patah cinta, dilempar pake sendal jepit ada.. -_-; karena apapun jadi gak enak
24. orang putus cinta, makan tak enak (karena ngutang) tidur tak nyenyak (karena rumahnya bocor) hehe.. :D
25. ah, ngelantur dah, balik lagi.. Ok, jadi cinta itu adalah sesuatu yang fithrah, murni, suci. Allah pun memberitahu kita lewat firmannya:
26. “diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya; Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa sakinah (cederung) kepadanya..
27. ..dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih (mawaddah) dan sayang (rahmah)” (QS 30:21) >> ini ayat sering ada di undangan nikah, pasti apal kan :)
28. “Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita..” (QS 3:14) >> ini juga firman Allah bahwa cinta itu fithrah
29. jadi hukum asalnya cinta memang fithrah, guna mewarnai dunia, merekatkan ukhuwah dan madu dalam keluarga :) >> tapi banyak disalahartikan..
30. zaman skarang, cinta disamarkan dengan nafsu, dengan hubungan fisik, disempitkan maknanya oleh yang namanya pacaran.. zzz.. -_-;
31. apalagi nanti tgl 14 Februari, ramai remaja dan remaja-kolot disesatkan oleh virus #vday, menjerumuskan dan membunuh rasio atas nama cinta
32. Muslim atau bukan, semua tumpah ruah merayakan dengan macem-macem cara yang ujung-ujungnya pasti maksiat, sekali lagi, pasti maksiat -_-;
33. begitulah aslinya #vday yg berasal dari ritual kaum Romawi yang hobi banget memuja seks dan tubuh manusia, selalu mengukur kesenangan dengan fisik
34. asal mula #vday adalah Lupercalian Festival, untuk memuja dewa kesuburan Lupercus (dewa pan dalam mitologi Yunani) bos-nya para satyr
35. Lupercus digambarkan dewa kesuburan dengan badan manusia dan kepala serta kaki kambing (inget Baphomet?) itulah dia
36. saya tunjukin gambarnya biar horor ya? >> nih Dewa Lupercus yang dipuja oleh kaum Romawi di festival Lupercalia di 13 – 18 Februari
pan2
37. Pan ini juga suami Aphrodite (dewi kecantikan) yg punya anak namanya Eros (Cupid) >> itu anak-anak besayap yg terbang bawa panah cinta -_-;
38. menurut legenda, saking gantengnya Cupid ini, ibunya sendiri kena panah asmaranya dan menyetubuhi anaknya >> hiiiiiii~ itulah #vday!
39. makanya dalam prayaan Lupercalia, masyarakat berpesta sex utk mengambil semangat Lupercus (dewa Pan) dan Aphrodite, maksiat semaleman
40. perayaan Lupercalia ini adalah perayaan wajib Romawi, menjadikan pada hari itu bersenang-senang antara pria-wanita, memuaskan nafsu setan
41. sampe datang Kristen jadi agama Romawi, namun Kristen tak kuasa larang perayaan ini, maka di-’bungkus’-lah dengan nama lain, yaitu Valentine Days!
42. pada tahun 496 Paus Gelasius akhirnya meresmikan #vday jadi agenda tahunan gereja, melegalkannya jadi hari besar Kristen, acaranya? sama maksiat
43. pada 1969 gereja menyatakan #vday terlarang dirayakan karena dianggap Santo Valentine hanyalah tokoh buatan untuk legalisasi perayaan Lupercalia
44. karena gereja akhirnya sadar bahwa Valentine Day #vday tak lain adl hanya perayaan pesta seks yang dibalut atas nama Kristen, maksiat atas nama cinta
45. hal itu aja membuat kita cukup alasan utk tak ikut-ikutan, karena itu hari besar Romawi, juga pernah jadi hari raya agama Kristen, maksiat lagi tujuannya.. *sigh.. -_-
46. ada yang bilang, “ah, itu, kan dulu, sekarang kan murni hari kasih sayang!” >> oh ya?! >> coba simak fakta2 berikut
47. di Inggris & Amerika, setiap tahun angka nge-seks melonjak tinggi banget pada seminggu sebelum #vday dan seminggu setelahnya, orang pada nge-seks pas #vday
48. tanggal 14 Februari di Inggris dijadikan ‘The National Impotence Day’ >> dihimbau agar para remaja tidak nge-seks pada minggu-minggu itu >> tentu gagal
49. di US 14 Februari jadi ‘The National Condom Week’ jadi semua orang wajib pakai kondom untuk hindari kehamilan >> karena mereka tau #vday = seks
50. di Indonesia? >> dari 413 responden yang disurvei 26,4% diantaranya ngaku suka merayakan #vday sama gebetan atau kekasih dengan jalan-jalan, makan-,makan, ciuman lalu ngeseks
51. 54% remaja bandung pernah hubungan seks!. bahkan, persentasenya paling tinggi dibanding kota-kota besar lain seperti Jakarta (51%), Medan (52%) dan Surabaya (47%) (Kompas, 2006)
52. di beberapa daerah, tiap tahun baru dan #vday, seperti yang kita baca di koran atau liat di tipi, penjualan kondom meningkat 40 – 80%, beberapa daerah bahkan soldout!
53. siapa yang paling diuntungkan oleh #vday kalo begitu? >> tentu kapitalis! >> di US, #vday menghasilkan total penjualan retail Rp 144,4 trilliun pada 2011!
54. di Indonesia juga sama, liat aja di toko-toko >> pintar nian kapitalis menghancurkan remaja Muslim, sudah kantong bolong, iman pun bolong pula -_-;
55. #vday yang diklaim hari kasih sayang keliatan boroknya, angka perceraian malah meningkat, di Indonesia dari thn 2005 – 2010, pceraian naik 100%!
56. di negeri yang paling heboh #vday seperti US, perceraian justru terjadi 1 diantara 2 pernikahan (50%) >> masih alasan ini hari kasih sayang?
57. perlu ditanyakan sekarang, #vday: love or lust? sayang atau syahwat?
58. simak nasihat iIahi.. “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka…”
59. juga tausiyah kekasih kita “kamu akan ikuti sunnah2 orang2 sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta.. >>
60. dan ketika mereka masuk ke lubang biawak pun kalian tetap mengikutinya!. Kami bertanya “apakah mereka orang Yahudi dan orang Nasrani?”.. >>
61. Rasul menjawab: “kalau bukan mereka (Yahudi dan Nasrani), siapa lagi?” (HR Bukhari) >> #vday adalah produk keduanya, Yahudi & Nasrani -_-;
62. jadi nggak ada manfaatnya kaum Muslim ikut-ikutan #vday, kalo nggak ikut-ikutan tradisi dan ritual kufur, minimal berdosa.. ngapain, lebih baik kita mencinta secara sejati :D
Januari 07, 2015

Sebagian kaum lelaki berkata:

Sebagian kaum lelaki berkata:
"Betapa sulitnya menemukan wanita sholehah di zaman
sekarang."
Sebagian kaum wanita juga berkata: "Betapa susahnya
mencari laki-laki sholeh di masa
sekarang."
Mungkin pernyataan di atas ada benarnya juga
walaupun
tidak sepenuhnya benar. Kenapa?
Karena alangkah baiknya kalau pernyataan tsb
kita tujukan untuk diri sendiri terlebih dahulu
sebelum di
ucapkan kepada orang lain. "Sudah menjadi lelaki
baikkah diriku?"
"sudah menjadi lelaki sholehkah diriku?"
"sudah menjadi wanita baikkah diriku?"
"sudah menjadi wanita sholehahkah diriku?"
Begitulah seharusnya kita bertanya. Kadang kita
terlalu sibuk menilai orang lain sehingga kita
lupa untuk menilai diri sendiri.
Kadang kita terlalu sibuk mencari sosok yang baik.
Kadang kita terlalu sibuk mencari sosok yang
menurut
kita sholeh/ sholehah, sehingga kadang kita sendiri lupa
untuk berusaha MENJADI sosok yang sholeh/
sholehah.
Muncul satu pertanyaan...
Sudah pantaskah kita berharap untuk bisa
mendapatkan
sosok yang sholeh/
sholehah? Jawabannya berpulang
pada diri kita masing-masing.
Jangan terlalu bermimpi mendapatkan wanita sholehah
kalau masih belum mampu menjadi lelaki sholeh.
Jangan bermimpi mendapatkan lelaki sholeh kalau
belum
mampu menjadi wanita sholehah.
Tak perlu bersusah payah untuk MENCARI yang
sholeh
atau sholehah. Tapi MENJADILAH sholeh atau sholehah
terlebih dahulu.
Karena apa?
Karena Allah telah menyiapkan pasangan yang sesuai
dengan jati diri kita.
Yang sesuai dengan kepribadian kita.
Yang sesuai dengan potret kita sendiri.
Ingat, lelaki baik untuk wanita yang baik, begitu juga
sebaliknya. Itulah ketetapan Allah yang sudah pasti
kebenarannya! Masih mau menunggu apa lagi?
Yah mari kita memulai dari diri sendiri dahulu untuk
menjadi baik
Januari 07, 2015

Renungan Buat Anak Gaul yang Ngefan Banget Sama Artis

Renungan Buat Anak Gaul yang Ngefan Banget Sama Artis
Faiz suka banget sama grup band Armada, walaupun lagunya kadang-kadang “melo” tapi menurut Faiz, Armada tuh “gue banget”. Hitsnya selalu menjadi hapalan wajib. Sampai hits terbaru armada jadi ringtone hape Faiz. Dia pun selalu rajin mengikuti perkembangan band favoritnya tersebut lewat fb. Faiz pun mengikuti gaya rambutnya Rizal sang vokalis, hanya saja Faiz nggak berani ikutan gondrong karena di sekolahnya, siswa lelaki dilarang keras berambut gondrong.
Lain lagi dengan Dinda. Gadis manis yang selalu berjilbab cerah itu ternyata nge-fans berat sama SuJu (Super Junior). Meskipun teman-teman ROHIS (Rohani Islam) -nya sudah mengingatkan Dinda untuk tidak menonoton konser SuJu di Ancol akhir bulan lalu tapi diam-diam Dinda pergi juga menonton. Itu pun tanpa sepengetahuan ayah dan Ibu Dinda. Dinda berpamitan pada orangtuanya untuk menginap dalam rangka belajar bersama di rumah salah seorang teman yang sudah dikenal orangtuanya.
Pulang dari konser SuJu, Dinda terlihat murung. Dinda malah merasa tidak mendapatkan kepuasan apa-apa. Berdesak-desakan dengan ELF (penggemar SuJu), menonton idolanya bergaya di panggung, dan berusaha untuk fun menikmati hentakan musik, tapi entah mengapa Dinda malah merasa semua itu sia-sia. Dinda malah merasa bersalah telah berbohong pada kedua orangtuanya.
…Idolakanlah orang yang mendorong kita untuk selalu dekat dengan kebaikan…
Fenomena mengelu-elukan artis memang sebuah pemandangan yang tak asing terjadi. Memang sih nggak melulu pelakunya kita-kita, yang masih remaja. Namun, polah teman-teman kita yang pagi-pagi sudah menjadi penonton acara musik live di televisi, seakan menjadi sebuah tren yang membenarkan kalau yang hobi ngejar-ngejar idola itu ya kita para remaja. Nggak gaul kalau belum pernah nonton live artis atau memfoto langsung sang idola. Sampai akhirnya banyak teman kita yang katanya sedang mencari jati diri dengan mengidolakan seseorang, kemudian sama sekali kehilangan jati dirinya karena meng-copy paste habis-habisan sang idola.
Idola memang diperlukan dalam pengembangan kepribadian seseorang. Karena, manusia pada dasarnya memang membutuhkan panutan yang bisa menjadi cermin saat harus menentukan apa yang harus dipilih. Punya idola memang naluriah tetapi mencari dan menetapkan siapa idola kita, juga harus benar-benar sosok yang luar biasa yang bahkan lebih mulia dari kita manusia biasa. Jangan sampai idola kita tersebut malah membuat kita menjauhi kebenaran, semakin dekat dengan keburukan, bahkan membuat kita lalai dari Allah SWT.
…Mengidolakan Rasulullah tidak akan membuat kita ilfil (ilang feeling), justru akan membuat kita lebih semangat berbuat kebaikan…
Jangan sampai kita terjebak pada kekaguman kita pada sang idola kemudian melakukan hal negatif seperti yang dilakukan oleh Dinda yang berbohong pada orangtuanya. Juga jangan mengidolakan orang yang mendorong kita atau membiarkan kita melakukan tindakan yang buruk.
Oleh karena itu, idolakanlah orang yang mendorong kita untuk selalu dekat dengan kebaikan bahkan yang pertama kali konsisten melakukan kebaikan tersebut. Maka, tentu tidak ada pilihan yang terbaik kecuali Rasulullah SAW. Soalnya, tentu kita tidak mengetahui seorang pun yang menyamai Rasulullah dalam hal kebaikan dan teladan untuk selalu taat kepada Allah SWT. Mengapa harus kita harus tahu siapa dan bagaimana idola kita? Sebab, Allah SWT bertitah gini, Sobat:
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati; semua itu akan dimintai pertanggungjawaban.” (Qs Al-Israa:36)
Insya Allah, mencintai dan mengidolakan Rasulullah tidak akan membuat kita ilfil (ilang feeling) seperti yang dialami Dinda selepas nonton konsernya SuJu. Mengidolakan Rasulullah SAW justru akan membuat kita lebih semangat berbuat kebaikan. Mengikuti Rasulullah SAW juga akan membuat hati kita berbunga-bunga selalu karena akan banyak orang yang juga semakin mencintai kita karena pribadi kita yang semakin mempesona.
- See more at: http://www.voa-islam.com/…/renungan-buat-anak-gaul-yang-n…/…
Januari 07, 2015

Dunia Penjaranya Orang Beriman dan Surganya Orang Kafir

Dunia Penjaranya Orang Beriman dan Surganya Orang Kafir
Ibnu Hajar rahimahullah dulu adalah seorang hakim besar Mesir di masanya. Beliau jika pergi ke tempat kerjanya berangkat dengan naik kereta yang ditarik oleh kuda-kuda atau keledai-keledai dalam sebuah arak-arakan.
Pada suatu hari beliau dengan keretanya melewati seorang yahudi Mesir. Si yahudi itu adalah seorang penjual minyak. Sebagaimana kebiasaan tukang minyak, si yahudi itu pakaiannya kotor. Melihat arak-arakan itu, si yahudi itu menghadang dan menghentikannya.
Si yahudi itu berkata kepada Ibnu Hajar:
“Sesungguhnya Nabi kalian berkata:
” Dunia itu penjaranya orang yang beriman dan surganya orang kafir. ” (HR. Muslim)
Namun kenapa engkau sebagai seorang beriman menjadi seorang hakim besar di Mesir, dalam arak-arakan yang mewah, dan dalam kenikmatan seperti ini. Sedang aku -yang kafir- dalam penderitaan dan kesengsaran seperti ini.”
Maka Ibnu Hajar menjawab: “Aku dengan keadaanku yang penuh dengan kemewahan dan kenimatan dunia ini bila dibandingkan dengan kenikmatan surga adalah seperti sebuah penjara. Sedang penderitaan yang kau alami di dunia ini dibandingkan dengan yang adzab neraka itu seperti sebuah surga.”
Maka si yahudi itupun kemudian langsung mengucapkan syahadat: “Asyhadu ala ilaha illallah. Wa asyhadu anna Muhammad rasulullah,” tanpa berpikir panjang langsung masuk Islam.
Subhanallah, sangat menakjubkan pelajaran dalam kisah ini…
Bahan Renungan:
Imam An-Nawawi menjelaskan hadits ini: “Dunia itu penjaranya orang yang beriman dan surganya orang kafir.”
“Maknanya bahwa setiap mukmin itu dipenjara dan dilarang di dunia ini dari kesenangan-kesenangan dan syahwat-syahwat yang diharamkan dan dibenci. Dia dibebani untuk melakukan ketaatan-ketaatan yang terasa berat. Jika dia meninggal dia akan beristirahat dari hal ini. Dan dia akan berbalik kepada apa yang dijanjikan Allah berupa kenikmatan abadi dan kelapangan yang bersih dari cacat.
Sedangkan orang kafir, dia hanya akan mendapatkan dari kesenangan dunia yang dia peroleh, yang jumlahnya sedikit dan bercampur dengan keusahan dan penderitaan. Dan bila dia telah mati, dia akan pergi menuju siksaan yang abadi dan penderitaan yang selama-lamanya.”(Syarah Shohih Muslim No. 5256)
Maka sepantasnya seorang mukmin bersabar atas hukum Allah dan ridha dengan yang ditetapkan dan ditaqdirkan oleh Allah. Semoga kita diberi taufik, kemudahan, dan al-afiat untuk menjalani kehidupan dunia ini. Amiin
(Sumber: Syarh Shohih Muslim dan lainnya)
Januari 07, 2015

Keutamaan Ayat Kursi

Keutamaan Ayat Kursi
Alhamdulillah
Imam Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan dalam tafsir ayat kursi dalam surat Al-Baqarah: “Ayat kursi mempunyai keutamaan yang agung. Terdapat hadits shahih dari Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam – bahwa ia termasuk ayat yang paling utama dalam Kitabullah.
عن أُبي هو ابن كعب أن النبي - صلى الله عليه وسلم - سأله أي آية في كتاب الله أعظم قال: الله ورسوله أعلم فرددها مرارا ثم قال: آية الكرسي قال" ليهنك العلم أبا المنذر والذي نفسي بيده إن لها لسانا وشفتين تقدس الملك عند ساق العرش (وقد رواه مسلم .. وليس عنده زيادة والذي نفسي بيده إلخ)
“Dari Ubay yaitu bin Ka’ab, sesungguhnya Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bertanya kepadanya tentang ayat apakan yang paling agung dalam Kitabullah, beliau menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Beliau ulang pertanyaannya beberapa kali. Kemudian dia menjawab, “Ayat kursi." Maka beliau mengatakan, “Selamat bagi anda wahai Abu Mundzir dengan ilmu anda. Demi yang jiwaku yang ada di tangan-Nya. Sesungguhnya (ayat Kursi) mempunyai mulut dan dua bibir yang disucikan para Malaikat di kaki Arsy.” (Muslim telah meriwayatkannya, akan tetapi dalam teksnya tidak ada tambahan ‘Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya dan seterusnya)
Dari Abdullah bin Ubay bin Ka’ab, sesungguhnya ayahnya telah memberitahukan bahwa beliau mempunyai sekantong kurma. Berkata, "Dahulu ayahku menjaganya, dan didapati ternyata berkurang." Beliau mengatakan, maka beliau menjaga pada suatu malam. Ternyata di dapati hewan mirip anak yang akan balig. Berkata, saya memberikan salam kepadanya dan dia menjawabnya. "Saya bertanya siapakah anda? Jin atau manusia." Dia menjawab, “Jin." Dia berkata, ‘Maka saya katakan kepadanya, tolong tanganmu saya pegang." kemudian tangannya memegangku ternyata tangan anjing dan rambut anjing. Saya bertanya, “Apakah ini bentuk penciptaan jin?" Dia menjawab, “Anda telah mengetahui jin dan apa yang ada di dalamnya. juga ada yang lebih mengerikan dari ini." Saya bertanya, “Apa yang mendorongmu melakukan ini?" Dia menjawab, “Telah sampai kepadaku bahwa anda termasuk orang yang senang bershadaqah. Maka saya ingin mendapatkan bagian makanan anda." Ayahku bertanya kepadanya, “Apa yang dapat melindungi kami dari kamu?" Dia menjawab, “Ayat kursi ini." Kemudian keesokan harinya beliau mendatangi Nabi sallallahu alaihi wa sallam dan memberitahukan (kisahnya), maka Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Jin yang jahat itu benar."
Dari Abu Dzar radhiallahu anhu, dia berkata,
“Aku mendatangi Nabi sallallahu alaihi wa sallam – sementara beliau di dalam masjid. Maka akupun duduk." Kemudian beliau bertanya,”Apakah anda telah shalat?" Aku menjawab, “Belum." Beliau mengatakan, “Berdiri dan tunaikan shalat." Maka aku berdiri menunaikan shalat kemudian duduk. Beliau berkata, “Wahai Abu Dzar berlindunglah kepada Allah dari keburukan setan manusia dan jin." Saya bertanya, “Wahai Rasulullah apakah ada syetan dari jenis manusia?" Beliau menjawab, “Ya." Aku bertanya, “Wahai Rasulullah (bagaimana dengan) shalat?" Beliau menjawab, “Dia adalah sebaik-baiknya perkara, yang ingin sedikit atau banyak, silakan ambil sesukanya." Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, (bagaimana dengan) puasa?" Beliau menjawab, “Kewajiban yang berpahala, dan pada sisi Allah terdapat tambahan." Wahai Rasulullah bagaimana dengan shodaqah?" beliau menjawab, “Dilipat gandakan." Aku bertanya, “Manakah yang paling utama?" Beliau menjawab, “Semangat dari (orang yang) kekurangan atau (memberikan) kesenangan kepada orang fakir." Aku bertanya, “Wahai Rasulullah siapakah para nabi yang pertama?" Beliau menjawab, “Adam." Aku bertanya, “Apakah dia seorang Nabi?" Beliau menjawab, “Ya. Seorang nabi yang pernah diajak berbicara (dengan Allah)." Aku bertanya, “Berapakah (jumlah) para Rasul?" Beliau menjawab, “Tiga ratus tiga belas, bilangan yang banyak. Dan beliau pernah mengatakan, lima belas. Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, (ayat) apakah yang paling agung yang diturunkan kepada anda?" Beliau menjawab, “Ayat kursi ‘Allahu lailaha illa huwal hayyul Qayyum." (HR. An-Nasai)
Bukhari telah menyebutkan dari Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam mewakilkan kepadaku untuk menjaga (gudang tempat) zakat Ramadan. Kemudian ada orang datang dan mengambil makanan, maka dia aku tangkap. Aku katakan, “Akan aku laporkan engkau kepada Rasulullah sallallahu alihi wa sallam." Dia berkata, “Lepaskan aku, karena aku orang yang sangat membutuhkan. Aku punya keluarga dan sangat membutuhkan sekali." Maka saya lepaskan dia. Ketika pagi hari Nabi sallallahu alaihi wa sallam berkata, “Wahai Abu Hurairah apa yang dilakukan tawananmu semalam?" Saya menjawab, “Wahai Rasulullah, dia mengeluh sangat membutuhkan sekali dan mempunyai tanggungan keluarga, sehingga saya kasihan dan saya lepaskan dia." Beliau mengomentari, “Dia telah berbohong dan nanti dia akan kembali. Saya tahu dia akan kembali karena sabda Nabi sallallahu alaihi wa sallam bahwa dia akan kembali. Sehingga saya mengintainya, kemudian dia datang dan mengambil makanan. Lalu saya tangkap. Saya katakan kepadanya, “Saya akan laporkan engkau kepada Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam." Dia berkata, “Tolong lepaskan diriku karena aku membutuhkan dan mempunyai tanggungan keluarga, dan saya tidak akan kembali," Sayapun kasihan, maka dia saya lepaskan. Ketika pagi hari Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Wahai Abu Hurairah, apa yang dilakukan tawananmu semalam." Saya menjawab, “Dia mengeluh mempunyai keperluan dan tanggungan keluarga, sahingga saya kasihan dan melepaskan dia." Beliau mengomentari, “Sesungguhnya dia telah membohongimu dan dia akan kembali." Maka saya intai yang ketiga kalinya. Kemudian dia datang dan mengambil makanan kemudian saya pegang. Saya katakan kepadanya, “Saya akan laporkan engkau kepada Rasulullah dan ini yang ketiga kali bahwa kamu tidak akan datang, tapi kamu masih datang. Dia mengatakan, “Lepaskan diriku, akan aku ajarkan kepadamu kalimat yang Allah akan memberikan manfaat kepadamu." Saya menjawab, “Apa itu?" Dia menjawab, “Jika anda ingin berbaring di ranjang, maka bacalah ayat kursi ‘Allahu lailaha illa huwal hayyul Qoyyum’ sampai akhir ayat. Allah akan senantiasa menjaga anda dan setan tidak akan mendekati anda sampai pagi hari." Maka dia saya lepaskan. Ketika pagi hari, Nabi sallallahu’alaihi wa sallam mengatakan kepadaku, “Apa yang dilakukan tawananmu semalam?" Saya menjaawab, “Wahai Rasulullah, dia mengaku bahwa dia akan mengajarkan kepadaku kalimat yang dengan itu Allah akan memberikan manfaat kepadaku, sehingga aku lepaskan dia." Beliau bertanya, “Ayat apakah itu?" Saya menjawab, “Dia mengatakan kepadaku, ketika anda ingin tidur di ranjang anda, maka bacalah ayat kursi dari awal sampai akhri ayat. Allahu lailaha illa huwal hayyul Qoyyum’ dan dia mengatakan kepadaku, Allah akan senantiasa menjagamu dan syetan tidak akan mendekati anda sampai pagi hari." Dan mereka sangat bersungguh-sungguh terhadap suatu kebaikan. Maka Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya dia telah benar kepadamu padahal dia adalah pendusta. Apakah anda tahu dengan siapa anda berbicara selama tiga malam wahai Abu Hurairah?" Saya menjawa, “Tidak." Beliau mengatakan, “Itu adalah setan. "
Dalam redaksi lain, “Aku pernah menangkap salah seoranga dari kalangan jin yang fakir, maka dia aku lepaskan. Kemudian dia kembali yang kedua dan ketiga. Saya katakan, “Bukankah engkau telah berjanji tidak akan kembali? Saya tidak akan melepas kamu sampai saya bawa kamu kepada Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam." Dia mengatakan, “Jangan anda lakukan, jika engkau melepaskan diriku, saya akan ajarkan kepadamu kalimat yang jika engkau baca tidak seorangpun dari jenis jin, baik yang kecil maupun besar, laki-laki maupun perempuan, dapat mendekatimu." Saya katakan kepadanya, “Apakah kamu pasti akan melakukannya?" Dia menjawab, “Ya." Saya berkata, “Apa ayat itu?" Dia menjawab, "Allahu lailaha illa huwal hayyul Qoyyum…. Dia membaca ayat kursi hingga terakhir. Maka saya lepaskan dia dan dia pergi tidak pernah kembali lagi. Kemudian Abu hurairah menceritakan hal itu kepada Nabi sallallahu alaihi wa sallam. Kemudian beliau sallallahu alaihi wa sallam berkata kepadanya, “Bukankah engkau tahu, bahwa (ayat Kursi) memang seperti itu (keutamaannya)."
Telah diriwayatkan oleh Nasa’i dari Ahmad bin Muhammad bin Ubaidillah dari Syu’aib bin Harb dari Ismail bin Muslim dari Abu Al-Mutakil dari Abu Hurairah. Dan tadi telah ada dari Ubay bin Ka’b kejadian seperti ini juga. Ini ada tiga peristiwa.
Abu Ubaid berkata dalam kitab Al-Gharib, kami telah diberitahukan oleh Abu Muawiyah dari Abu Asyim Al-Qofi dari Sya’bi dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata, “Seseorang keluar dan bertemu dengan jin. Lalu jin itu berkata, “Apakah kamu dapat bergulat denganku. Jika kamu dapat mengalahkanku, aku akan ajarkan kamu suatu ayat yang kalau kamu baca ketika masuk rumah, setan tidak akan masuk.' Kemudian dia berkelahi dan dapat mengalahkannya. Dia berkata, “Saya lihat kamu kecil lagi kurus. Kedua tanganmu seperti tangan anjing. Apakah kamu semua seperti ini wahai jin atau kamu diantara mereka?" (jin) mengatakan, “Saya di antara mereka termasuk kurus. Maka bisa diulangi pertarungan. Kemudian bertarung lagi dan dikalahkan oleh manusia. Maka dia berkata, “Hendaklah engkau membaca ayat kursi. Tidaklah seseorang membacanya ketika masuk rumah, kecuai setan akan keluar. Dia punya suara buang angin seperti keledai." Dikatakan kepada Ibnu Mas’ud, “Apakah orang itu adalah Umar?" Beliau menjawab, “Siapa lagi yang dapat seperti itu kalau bukan Umar."
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu sesungguhnya Rasulullah sallallahu alaihi wa salalm bersabda,
سورة البقرة فيها آية سيدة آي القرآن لا تقرأ في بيت فيه شيطان إلا خرج منه: آية الكرسي
“Dalam surat Al-baqarah ada ayat-ayat utama dari ayat Al-Qur’an. Tidaklah engkau membacanya di dalam rumah, kecuali setan akan keluar. Itu adalah ayat Kursi.”
Begitu juga yang diriwayatkan dari jalan lain dari Zaidah dari Hakim bin Jubair kemudian mengatakan, “Sanadnya shahih. Dan belum dikeluarkan oleh keduanya. Demikian dikatakan.
Telah diriwayatkan oleh Tirmizi dari hadits Zaidah dengan redaksi, "Setiap sesuatu ada puncaknya. Dan puncak Al-Qur’an adalah surat Al-Baqarah. Di dalamnya ada ayat mulia yakni Al-Qur’an yaitu ayat kursi." Kemudian dia berkata, hadits ini gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Hakim bin Jubair. Syu’bah telah memperbincangkannya dan melemahkannya. Saya berkata, “Bagitu juga Ahmad, Yahya bin Main dan selain dari kedua imam tersebut melemahkannya. Ibnu Mahdi meninggalkannya sementara As-Sa’di (dituduh) berbohong.
Dari Ibnu Umar dari Umar bin Khatab radhiallahu anhu, suatu ketika beliau menemui orang-orang yang sedang menghadapi hidangan, lalu bertanya, “Siapa diantara kalian yang dapat memberitahukan kepadaku ayat yang paling agung di Al-Qur’an. Ibnu Mas’ud radhiallahu anhu mengatakan, “Saya yang akan menyampaikan, saya mendengar dari Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
أعظم آية في القرآن "الله لا إله إلا هو الحي القيوم".
“Ayat yang paling agung dalam Al-Qur’an adalah ‘Allahu lailaha illa huwal hayyul Qoyyum’.
Terkait dengan kandungannya, ada nama Allah yang agung. Imam Ahmad mengatakan, ‘Dari Asma’ binti Yazid bin Sakan berkata, saya mendengar Rasulullah sallallahu alaiahi wa sallam bersabda:
في هاتين الآيتين "الله لا إله إلا هو الحي القيوم" و "الم الله لا إله إلا هو الحي القيوم" إن فيهما اسم الله الأعظم
"Dalam dua ayat ini 'Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum' dan 'Alif laam miim, Allahu laa ilaaha illah huwal hayyul qayyum', pada keduanya ada nama Allah yang agung."
(HR. Abu Daud dari Musaddad dan Tirmizi dari Ali bin Khosyrram. Ibnu Majah dari Abu Bakar bin Abu Syaibah)
Ketiganya dari Isa bin Yunus dari Ubaidillah bin Abu Ziyad. Tirmizi mengomentari; Hasan shahih.
Dari Abu Umamah, dia nyatakan bersumber dari Nabi, “Nama Allah yang agung, apabila Dia diminta dengannya akan dikabulkan, ada di tiga (surat); Surat Al-Baqarah, Ali Imron dan Thaha.
Hisyam berkata, dia adalah Ibnu Amar Khatib Damaskus, "Adapun yang terdapat dalam surat Al-Baqarah adalah, "الله لا إله إلا هو الحي القيوم", dan dalam surat Ali Imran adalah "الم الله لا إله إلا هو الحي القيوم" sedangkan dalam surat Thaha, adalah "وعنت الوجوه للحي القيوم"..
Dari Abu Umamah, tentang keutamaan membacanya setelah shalat fardu, dia berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda:
من قرأ دبر كل صلاة مكتوبة آية الكرسي لم يمنعه من دخول الجنة إلا أن يموت.
“Barangsiapa yang membaca ayat kursi setiap setelah selesai fardhu, tidak ada yang dapat menghalanginya masuk surga kecuali dia meninggal dunia.”
(Diriwayatkan oleh Nasai di kitab Al-Yaum Wal Lailah dari Hasan bin Basyar. Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam shahihnya dari hadits Muhammad bin Humair beliau dari Himsi, dia termasuk perawi Bukhari juga. Sanadnya sesuai syarat Bukhari)
Wallahua'lam .