Breaking

Rabu, 07 Januari 2015

Januari 07, 2015

Dewa Matahari di Perayaan Tahun Baru & Pandangan Islam


Dewa Matahari di Perayaan Tahun Baru & Pandangan Islam
Setiap akhir tahun biasanya semua manusia di dunia ini tidak terkecuali kaum Muslim mengalami wabah penyakit yang luar biasa, pengidap penyakit ini biasanya menjadi suka menghamburkan harta untuk berhura-hura, euforia yang berlebihan, pesta pora dengan makanan yang mewah, minum-minum semalam penuh, lalu mendadak ngitung (3.., 2.., 1.. Dar Der Dor!).
Wabah itu bukan flu burung, bukan juga kelaparan, tapi wabah penyakit akhir tahun yang kita biasa sebut dengan tradisi perayaan tahun baruan. Kaum muda pun tak ketinggalan merayakan tradisi ini. Kalo yang udah punya gandengan merayakan dengan jalan-jalan konvoi keliling kota, pesta di restoran, kafe, warung (emang ada ya?)
Kalo yang jomblo yaa.. tiup terompet, baik terompet milik sendiri ataupun minjem (bagi yang nggak punya duit). Kalo yang kismin, ya minimal jalan-jalan naik truk bak sapi lah, sambil teriak-teriak nggak jelas.
Dan bagi kaum adam yang normal menurut pandangan jaman ini, kesemua perayaan itu tidaklah lengkap tanpa kehadiran kaum hawa. Karena seperti kata iklan “nggak ada cewe, nggak rame”
Bahkan di kota-kota besar, tak jarang setelah menunggu semalaman pergantian tahun itu mereka mengakhirinya dengan perbuatan-perbuatan terlarang di hotel atau motel terdekat.
Yah itulah sedikit cuplikan fakta yang sering kita lihat, dengar, dan rasakan menjelang malam-malam pergantian tahun. Ini dialami oleh kaum muslimin, khususnya para anak muda yang memang banyak sekali warna dan gejolaknya. Nah, sebagai pemuda-pemudi muslim yang cerdas, agar kita nggak salah langkah di tahun baruan ini, maka kita harus menyimak gimana seharusnya kita menyikapi momen yang satu ini.
Asal muasal tahun baruan
Awal muasal tahun baru 1 Januari jelas dari praktik penyembahan kepada dewa matahari kaum Romawi. Kita ketahui semua perayaan Romawi pada dasarnya adalah penyembahan kepada dewa matahari yang disesuaikan dengan gerakan matahari.
Sebagaimana yang kita ketahui, Romawi yang terletak di bagian bumi sebelah utara mengalami 4 musim dikarenakan pergerakan matahari. Dalam perhitungan sains masa kini yang juga dipahami Romawi kuno, musim dingin adalah pertanda ’mati’ nya matahari karena saat itu matahari bersembunyi di wilayah bagian selatan khatulistiwa.
Sepanjang bulan Desember, matahari terus turun ke wilayah bahagian selatan khatulistiwa sehingga memberikan musim dingin pada wilayah Romawi, dan titik tterjauh matahari adalah pada tanggal 21-22 Desember setiap tahunnya. Lalu mulai naik kembali ketika tanggal 25 Desember. Matahari terus naik sampai benar-benar terasa sekitar 6 hari kemudian.
Karena itulah Romawi merayakan rangkaian acara ’Kembalinya Matahari’ menyinari bumi sebagai perayaan terbesar. Dimulai dari perayaan Saturnalia (menyambut kembali dewa panen) pada tanggal 23 Desember. Lalu perayaan kembalinya Dewa Matahari (Sol Invictus) pada tanggal 25 Desember sampai tanggal 1-5 Januari yaitu Perayaan Tahun Baru (Matahari Baru)
seasons
Orang-orang Romawi merayakan Tahun Baru ini biasa dengan berjudi, mabuk-mabukan, bermain perempuan dan segala tindakan keji penuh nafsu kebinatangan diumbar disana. Persis seperti yang terjadi pada saat ini.
Ketika Romawi menggunakan Kristen sebagai agama negara, maka terjadi akulturasi agama Kristen dengan agama pagan Romawi. Maka diadopsilah tanggal 25 Desember sebagai hari Natal, 1 Januari sebagai Tahun Baru dan Bahkan perayaan Paskah (Easter Day), dan banyak perayaan dan simbol serta ritual lain yang diadopsi.
Bahkan untuk membenarkan 1 Januari sebagai perayaan besar, Romawi menyatakan bahwa Yesus yang lahir pada tanggal 25 Desember menurut mereka disunat 6 hari setelahnya yaitu pada tanggal 1 Januari, maka perayaannya dikenal dengan nama ’Hari Raya Penyunatan Yesus’ (The Circumcision Feast of Jesus)
Pandangan Islam terhadap Perayaan Tahun Baru
’Ala kulli hal, yang ingin kita sampaikan disini adalah bahwa ’Perayaan Tahun Baru’ dan derivatnya bukanlah berasal dari Islam. Bahkan berasal dari praktek pagan Romawi yang dilanjutkan menjadi perayaan dalam Kristen. Dan mengikuti serta merayakan Tahun baru adalah suatu keharaman di dalam Islam.
Dari segi budaya dan gaya hidup, perayaan tahun baruan pada hakikatnya adalah senjata kaum kafir imperialis dalam menyerang kaum muslim untuk menyebarkan ideologi setan yang senantiasa mereka emban yaitu sekularisme dan pemikiran-pemikiran turunannya seperti pluralisme, hedonisme-permisivisme dan konsumerisme untuk merusak kaum muslim, sekaligus menjadi alat untuk mengeruk keuntungan besar bagi kaum kapitalis.
Serangan-serangan pemikiran yang dilakukan barat ini dimaksudkan sedikitnya pada 3 hal yaitu (1) menjauhkan kaum muslim dari pemikiran, perasaan dan budaya serta gaya hidup yang Islami, (2) mengalihkan perhatian kaum muslim atas penderitaan dan kedzaliman yang terjadi pada diri mereka, dan (3) menjadikan barat sebagai kiblat budaya kaum muslimin khususnya para pemuda.
Ketiga hal tersebut jelas terlihat pada perayaan tahun baru yang dirayakan dan dibuat lebih megah dan lebih besar daripada hari raya kaum muslimin sendiri. Tradisi barat merayakan tahun baru dengan berpesta pora, berhura-hura diimpor dan diikuti oleh restoran, kafe, stasiun televisi dan pemerintah untuk mangajarkan kaum muslimin perilaku hedonisme-permisivisme dan konsumerisme.
Kaum muslim dibuat bersenang-senang agar mereka lupa terhadap penderitaan dan penyiksaan yang terjadi atas saudara-saudara mereka sesama muslim. Dan lewat tahun baruan ini pula disiarkan dan dipropagandakan secara intensif budaya barat yang harus diikuti seperti pesta kembang api, pesta minum minuman keras serta film-film barat bernuansa persuasif di televisi.
Semua hal tersebut dilakukan dengan bungkus yang cantik sehingga kaum muslimin kebanyakan pun tertipu dan tanpa sadar mengikuti budaya barat yang jauh dari ajaran Islam. Anggapan bahwa tahun baru adalah “hari raya baru” milik kaum muslim pun telah wajar dan membebek budaya barat pun dianggap lumrah.
”Sungguh kamu akan mengikuti (dan meniru) tradisi umat-umat sebelum kamu bagaikan bulu anak panah yang serupa dengan bulu anak panah lainnya, sampai kalaupun mereka masuk liang biawak niscaya kamu akan masuk ke dalamnya pula”. Sebagian sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, orang-orang Yahudi dan Nasrani-kah?” Beliau menjawab: ”Siapa lagi (kalau bukan mereka)?” (HR Bukhari dan Muslim)
Walhasil, kaum secara i’tiqadi dan secara logika seorang muslim tidak layak larut dan sibuk dalam perayaan haram tahun baruan yang menjadi sarana mengarahkan budaya kaum muslim untuk mengekor kepada barat dan juga membuat kaum muslimin melupakan masalah-masalah yang terjadi pada mereka.
Dan hal ini juga termasuk mengucapkan selamat Tahun Baru, menyibukkan diri dalam perayaan tahun baru, meniup terompet, dan hal-hal yang berhubungan dengan kebiasaan orang-orang kafir.
Wallahua’lam
akhukum, Felix Siauw
follow me on twitter @felixsiauw
Januari 07, 2015

DALAM KEHIDUPAN ADA

DALAM KEHIDUPAN ADA
3 Hal yang takkan pernah
kembali lagi :
1. Waktu
2. Ucapan
3. Kesempatan
3 Hal yang jangan sampai
hilang :
1. Kasih sayang
2. Harapan
3. Kejujuran
3 Hal yang paling berharga :
1. Cinta
2. Kepercayaan
3. Kehormatan
3 Hal yang tidak boleh
dilupakan :
1. Allah swt
2. Orang tua
3. Orang yang kamu sayangi.
Januari 07, 2015

Inilah di antara tulisan terbaik Syekh Ali Thanthawi Mesir

Inilah di antara tulisan terbaik Syekh Ali Thanthawi Mesir
Rahimahullah:
Pada saat engkau mati, janganlah kau bersedih. Jangan
pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, karena kaum
muslimin akan mengurus jasadmu.
Mereka akan melucuti pakaianmu, memandikanmu dan
mengkafanimu lalu membawamu ke tempatmu yang
baru, kuburan.
Akan ada banyak orang yang mengantarkan jenazahmu
bahkan mereka akan meninggalkan pekerjaan nya
untuk ikut menguburkanmu.
Barang barangmu akan dikemas; kunci kuncimu, kitab,
koper, sepatu dan pakaianmu. Jika keluargamu setuju
barang2 itu akan disedekahkan agar bermnfaat
untukmu.
Yakinlah; dunia dan alam semesta tidak akan bersedih
dg kepergianmu.
Ekonomi akan tetap berlangsung!
Posisi pekerjaanmu akan diisi orang lain. Hartamu
menjadi harta halal bagi ahli warismu. Sedangkan kamu
yg akan dihisab dan diperhitungkan dari hartamu!
Kesedihan atasmu ada 3;
Orang yg mengenalmu sekilas akan mengatakan,
kasihan.
Kawan2mu akan bersedih beberapa jam atau beberapa
hari lalu mereka kembali seperti sediakala dan tertawa
tawa!
Di rumah ada kesedihan yg mendalam! Keluargamu
akan bersedih seminggu dua minggu, sebulan dua bulan,
dan mungkin hingga setahun??
Selanjutnya mereka meletakkanmu dalam arsip
kenangan!
Demikianlah "Kisahmu telah berakhir di tengah2
manusia".
Dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai, Akhirat!!
Telah musnah kemuliaan, harta, kesehatan, dan anak.
Telah engkau tinggalkan rumah, istana dan istri tercinta.
Kini hidup yg sesungguhnya telah dimulai.
Pertanyaannya adalah:
Apa persiapanmu untuk kuburmu dan Akhiratmu??
Hakikat ini memerlukan perenungan.
Usahakan dengan sungguh2;
Menjalankan kewajiban kewajiban, hal-hal yg
disunnahkan, sedekah rahasia, merahasiakan amal
shalih,
shalat malam,
Semoga saja engkau selamat.
Andai engkau mengingatkan manusia dengan tulisan ini
insyaAllah pengaruhnya akan engkau temui dalam
timbangan kebaikanmu pada hari Kiamat. "Berilah
peringatan, karena peringatan itu bermanfaat bagi orang
orang mukmin."
Subhanallah
Semoga yang like dan mengaminkan kelak wafatnya
khusnul khatimah. Aamiin
Januari 07, 2015

3 RAHASIA BESAR YANG DI SAMPAIKAN IBLIS PADA NABI MUSA

3 RAHASIA BESAR YANG DI SAMPAIKAN IBLIS PADA NABI MUSA
RAHASIA PERTAMA
“Tahukah Kamu Musa, kenapa manusia bisa marah-marah hingga sangat marah sekali? Penyebabnya adalah AKU yang sedang berada di hatinya. Aku bisa masuk ke dalam pembuluh darah manusia”.
RAHASIA KEDUA
“Tahukah kamu Musa mengapa ketika orang-orang Iman berperang, lalu diantara orang Iman itu ada yang lari meninggalkan perang? Itu karena Aku (Iblis) yang mengingatkan mereka akan harta, istri dan anak-anaknya yang mereka tinggalkan di rumah”
RAHASIA KETIGA
“Tahukah kamu Musa, bahwa ketika ada dua orang laki-laki dan perempuan yang bukan mahromnya berkumpul, maka AKU-lah orang ketiga yang berada di antara mereka dan Aku akan menggoda mereka sampai mereka melakukan zina”
Penjelasan :
- Mari kita kontrol saat marah agar tidak emosi dan mudah kesetanan !
- Rasa berat beribadah lantaran lebih kecintaanya pada duniawi !
- Sesuai dengan larangan dari Allah “Janganlah kamu mendekati zina…”. Insya Allah hal ini telah jelas !
Seringan-ringanya siksa api neraka adalah ketika dua titik bara terkecil di taruh pada kedua kaki manusia,maka seketika mendidihlah sampai ke Otaknya !
Astagfirulloh ...
Ya ALLAH sang maha pengampun lagi penyayang,
sesungguhnya Jasad kami tidak akan sanggup menahan panasnya api nerakaMU ...
Ya ALLAH janjimu adalah PASTI : taubat di akhirat tak KAU anggap !
Maka izinkan saat ini hamba mengetuk hatiMU sambil menadah memohon bimbinglah selalu hambamu ini ke jalanMU,sehingga Engkau haramkan atas jasad kami,keluarga kami dan saudara2 muslim kami untuk mencicipi api nerakaMU walaupun hanya sesaat ...
Januari 07, 2015

SIAPAKAH IDOLAMU

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim.
Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
SIAPAKAH IDOLAMU
Rasulullah SAW sangat Mencintai Ummatnya.
Artis korea, penyanyi pop Amerika, Pemain bola:
-- mereka tidak pernah mendoakanmu
-- mereka tidak pernah tahu kamu siapa
-- mereka bahkan tidak pernah peduli dengan cintamu, dukunganmu dan uangmu, tapi engkau habiskan waktu dalam hidupmu untuk mengetahui siapa mereka dan mencintai mereka.
Rasulullah Shollaallaahu 'alaihi wasallam.. Beliau menangis untukmu, hingga di sangat terakher dalam hidupnya, Beliau menyebut,, "UMMATII... UMMATII... UMMATII".
** Beliau memohon ampun pada Allah atas segala kesalahanmu
** Beliau sangat menyayangi dan pengertian kepada kita, ummatnya.
** Beliau memohon surga untuk kita semua, ummatnya... Tapi kita bahkan tidak tahu siapa Dia apalagi mencintai Dia..
Masihkah kita mencintai artis korea, penyanyi pop Amerika, pemain bola dan idola lain-lainnya???
PADAHAL RASULULLAH SAW SANGAT MENCINTAI KITA, UMMATNYA.
Wahai saudariku yang dirahmati Allah..
Tahukah siapa yang menjadi perhiasan dunia sekaligus tiang Negara..? Ya.. Saudariku perempuan yang kelak akan menjadi ibu bagi putra putri kalian.
Lantas mengapa kalian rela berdesak-desakan dibandara, berdesak-sesak menunggu kehadiran para pemuda tampan dari manca negara or dalam negeri itu..?
Kalian menangis saat mereka tidak menemui kalian.
Mengapa kalian rela melalaikan ibadah dan justru memperbanyak memuja mereka..?
Tahukah saudariku.. Sebenarnya mereka sama sekali tidak perduli dengan nasib kalian kelak di akherat.
MEREKA TIDAK MENGENALI KALIAN DI ALAM AKHERAT.
Dan mereka tidak bisa memberi keselamatan saat api neraka menjilat memanggil kita.
Berilah satu ruang kosong di hati kalian, khusus hanya satu Idola kalian.. Nabi Muhammad Shollallaahu 'alaihi wasallam.
Mengapa harus Nabi.. Bukan artis korea, penyanyi pop amerika, pemain bola atau yg lainnya?
Allah menjawab...
"Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari qiamat dan yang banyak mengingat Allah".(QS Al Ahzab 33:21)
Artis korea, penyanyi pop amerika, pemain bola dan manusia itu hanyalah makhluq biasa. Jangan beri kepada mereka sikap cinta berlebih karena mereka cute, kata kalian... KeCUTEan mereka tidak akan menyelamatkan kalian dari neraka, dan keCUTEan mereka juga tidak menyebabkan kalian dimasukkan kedalam rahmat Allah.
Perbanyak Shalawat pada Nabi Muhammad SAW, pakailah jilbab, jaga kehormatan, kerjakan shalat dan puasa.. Itulah tanda kalian mengidolakan Nabi Muhammad Shollallaahu 'alaihi wasallam..
Yang super, super dan lebih super jutaan kali dari bintang idola kalian itu..
Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci..