Breaking

Senin, 26 Agustus 2013

Agustus 26, 2013

... 12 KEAJAIBAN SHALAT TAHAJUD ...

... 12 KEAJAIBAN SHALAT TAHAJUD ...

Bismillaahir Rahmaanir Rahim ... “Jika matahari sudah terbenam, aku gembira dengan datangnya malam dan manusia tidur karena inilah saat hanya ada Allah dan aku.”

Sejarah telah mencatat bahwa Rasulullah Saw dan para sahabat selalu melaksanakan shalat tahajud. shalat tahajud adalah shalat yang sangat mulia. Keajaiban melaksanakan shalat tahajud telah tercatat dalam alquran. Ada beberapa keajaiban shalat tahajud berikut ini.

1. Shalat Tahajud sebagai tiket masuk surga ...

Abdullah Ibn Muslin berkata “kalimat yang pertama kali ku dengar dari Rasulullah Saw saat itu adalah, “Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, sambunglah silaturahmi, tegakkan lah shalat malam saat manusia lainnya sedang tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).

2. Amal yang menolong di akhirat ...

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18)

Ayat di atas menunjukkan bahwa orang yang senantiasa bertahajud Insya Allah akan mendapatkan balasan yang sangat nikmat di akhirat kelak.

3. Pembersih penyakit hati dan jasmani ...

Salman Al Farisi berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu kepada tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)

4. Sarana meraih kemuliaan ...

Rasulullah Saw bersabda, “Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan ketidakbutuhannya di muliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)

5. Jalan mendapatkan rahmat Allah ...

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dna membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)

6. Sarana Pengabulan permohonan ...

Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud dengan ikhlas. Rasulullah Saw Bersabda,

“Dari Jabir berkata, bahwa nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya di malam hari , ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)

7. Penghapus dosa dan kesalahan ...

Dari Abu Umamah al-Bahili berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)

8. Jalan mendapat tempat yang terpuji ...

Allah berfirman,

“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)

9. Pelepas ikatan setan ...

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setan akan mengikat kepala seseorang yang sedang tidur dengan ikatan, menyebabkan kamu tidur dengan cukup lama. Apabila seseorang itu bangkit seraya menyebut nama Allah, maka terlepaslah ikatan pertama, apabila ia berwudhu maka akan terbukalah ikatan kedua, apabila di shalat akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasa bersemangat dan ketenangan jiwa, jika tidak maka dia akan malas dan kekusutan jiwa.”

10. Waktu utama untuk berdoa ...

Amru Ibn ‘Abasah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah! Malam apakah yang paling di dengar?”, Rasulullah Saw menjawab, “Tengah malam terakhir, maka shalat lah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalatwaktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)

11. Meraih kesehatan jasmani ...

“Hendaklah kalian bangun malam. Sebab hal itu merupakan kebiasaan orang-orang saleh sbelum kalian. Wahana pendekatan diri pada Allah Swt, penghapus dosa, dan pengusir penyakit dari dalam tubuh.” (HR. At-Tarmidzi)

12. Penjaga kesehatan rohani ...

Allah SWT menegaskan bahwa orang yang shalat tahajud akan selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah. Ketenangan yang merupakan refleksi ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Allah Berfirman, “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)

Keajaiban shalat tahajud sudah terbukti, maka bertahajudlah!

Mungkin masih banyak lagi keajaiban shalat tahajud yang mungkin terlewat dari tulisan ini. Yang pasti shalat tahajud merupakan shalat yang bagus sebagai ibadah tambahan bagi kita.

Subhanallah .. Shalat tahajud benar-benar dahsyat dalam meraih kebaikan dunia akhirat ..

… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …

Kamis, 22 Agustus 2013

Agustus 22, 2013

Telanjang kok Bangga…!

Telanjang kok Bangga…!

[ Harap di Baca !! ]

Mereka, remaja-remaja muslimah, tidak risih lagi bercelana pendek dan kaos ketat untuk keluar
rumah. Busana muslimah hanya untuk menghadiri pengajian, atau acara kematian. Setelah pulang
tak ada bekasnya.

Dulu, hanya wanita nakal yang tidak malu keluar rumah dengan pakaian seperti itu. Namun sekarang, para remaja justru bangga ketika bisa tampil dengan mengumbar auratnya. Apalagi, bila ia memiliki kulit putih mulus,
seperti bintang iklan sabun di televisi. Memang, propaganda media yang jor-joran mengumbar kecantikan aurat wanita, sangat
berpengaruh terhadap makin “terbuka”-nya penampilan remaja saat ini.

Sementara itu, model pakaian panjang tetapi sangat ketat pun makin digandrungi. Dari anak-anak, remaja hingga ibu-ibu banyak yang mengenakannya.
Bukannya aurat tertutup, malah terkesan ditonjolkan detail lekuk tubuhnya. Sungguh sangat jauh dari busana syar’i yang harus longgar, tidak transparan dan menutup aurat, kecuali wajah dan telapak tangan.

Tidak takutkah mereka dengan ancaman Rasulullah Shallallahu’ala ihi wa Sallam, “Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tiada mencium semerbak harumnya.” (Riwayat Abu Daud).

Di akhirat, mereka tidak akan mencium wanginya surga, apalagi memasukinya! Sedangkan di dunia, cara berpakaian seperti itu
secara ilmiah terbukti merugikan kesehatan.

Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan, perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat atau transparan, sangat berisiko terkena penyakit kanker ganas milanoma. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ini dengan mengutip beberapa fakta, di antaranya maraknya kanker ganas milanoma pada usia dini, yang semakin bertambah dan menyebar sampai di kaki.

Penyebabnya, sengatan ultraviolet dari matahari dalam waktu lama di sekujur pakaian yang ketat, selama bertahun-tahun.

Yang muncul pertama kali adalah seperti bulatan berwarna hitam
agak lebar, terkadang berupa bulatan kecil saja. Kebanyakan di daerah kaki atau betis, juga di sekitar mata; kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang biasa terlihat, pertautan
limpa (daerah di atas paha), dan menyerang darah, dan menetap di hati serta merusaknya.

Na’udzubillah...

Jadi berbahagialah, jika kamu telah berpakaian syar’i..

~* SEMOGA BERMANFA'AT

Selasa, 20 Agustus 2013

Agustus 20, 2013

... RENUNGAN DI BULAN SYAWAL ...

... RENUNGAN DI BULAN SYAWAL ...

a.Yang Berlalu dan Yang Datang

Bulan Ramadhan baru saja kita lewati, ada perasan sedih yang menggelayuti jiwa dan rohani kita. Bulan yang penuh berkah telah berlalu, kita hanya bisa berharap dengan doa-doa yang selalu kita panjatkan ke hadirat Allah swt, supaya kita bisa bersua kembali dengan bulan yang penuh berkah ini tahun depan. Dibalik kesedihan berpisah dengan bulan Ramadhan, kita sambut hari yang cerah dengan terbitnya fajar kemenangan dibulan Syawal. Bulan ini kita awali dengan perayaan kemenangan perjuangan melawan hawa nafsu, yang telah membentuk diri kita sebagai insan baru. Di bulan Syawal ini merupakan saat yang tepat dimana kita dapat menorehkan untaian cerita kehidupan yang lebih bermakna pada lembar jiwa yang baru.

b.Tradisi Syawal-an

Di Indonesia, pada bulan Syawal juga lekat dengan beragam tradisi untuk merayakan Idul Fitri, tetapi yang unik dari semua tradisi itu umumnya bertujuan untuk merekatkan tali silaturahim. Sedangkan silaturahim sendiri didalam ajaran Islam sangat dianjurkan. Bahkan Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah menyambung tali silaturahim.” (Muttafaq ‘alaih). Jadi silaturahim memang memiliki keunggulan yang luar biasa untuk kemaslahatan umat. Di Indonesia sudah jamak tatkala sesama muslim bersilaturahim biasanya diwujudkan dalam bentuk halal bi halal dan dimanfaatkan untuk saling bermaaf-maafan. Walaupun mungkin diantara mereka tidak pernah saling berbuat salah

Hal ini tentunya juga sebuah tradisi yang Islami, walaupun Al Quran mengajarkan kepada umat Islam supaya menerapkan sifat “afwun” (pemaaf) itu dalam jiwanya. Artinya setiap saat dimanapun tempatnya kita harus memiliki sifat pemaaf, tidak harus menunggu satu tahun untuk saling bermaaf-maafan.

c.Tingkatan Derajat “Afw” (Pemaaf)

Setiap manusia bisa menjadi seorang Pemaaf, tetapi tidak semuanya mencapai kedudukan yang tertinggi. Al Quran mengklasifikasikan derajat “Afw” (Pemaaf) dalam tiga tingkatan, yaitu
(QS. Ali Imran 134):

“Wal kadhiminal ghaidha” (menahan marah), yaitu apabila disakiti dapat mengekang kemarahannya.

“Wal ‘afiina ‘anin naas” (memaafkan tanpa syarat), yaitu dapat memaafkan dan mengampuni orang yang bersalah.

Wallaahu yuhibbul muhsiniin” (memberikan kebaikan), yaitu orang yang disakiti tidak hanya bisa menahan marah dan memaafkan, tetapi juga bisa memberikan kebaikan kepada orang yang bersalah, sehingga orang yang bersalah tersebut justru mendapat anugrah.

d.Sikap Orang yang Bersalah

“Dzakarullaaha” (ingat kepada Allah), yaitu yaitu berhenti, sesali dan tidak mengulangi kesahannya.
“Fastaghfaru lidzunuubihim”, yaitu memohon ampunan kepada Allah SWT dan meminta maaf kepada manusia (lunasi hutang/kesalahannya)
Semoga di bulan Syawal ini kita benar-benar menjadi insan yang lebih baik dari sebelumnya

e.PUASA SYAWAL

Dari Tsauban, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barang siapa berbuat satu kebaikan, mk baginya spuluh kebaikan semisal].”
(HR. Ibnu Majah & dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dlm Irwa’ul Gholil)
Agustus 20, 2013

7 BACAAN PEMBUKA PINTU REZEKI

7 BACAAN PEMBUKA PINTU REZEKI

1. Memperbanyak Membaca"LahawlaWala Quwwata Illa billah" Barang siapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan "La hawla Wala Quwwata Illa billah." (HR. At-Tabrani)

2. Membaca "La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin" Barang siapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur. (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami)

3. Melanggengkan Ber-Istighfar"Barang siapa melanggengkan beristighfar niscaya Allah SWT akan mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan rezki dari arah yang tidak diduga²." (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah)

4. Membaca Surat Al-Ikhlas"Barangsiapa mmbaca Surat Al-Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya." (HR. At-Tabrani)

5. Membaca Surat Al-Waqiah"Barangsiapa membaca surat Al-Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kesempitan hidup." (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al Iman)

6. Memperbanyak Shalawat Ata Nabi "Ubay Bin Ka’ab meriwayatkan, bila telah berlalu sepertiga malam, Rasulullah Salallahu’alaihiwassalam berdiri seraya bersabda: "Wahai Manusia Berdzikirlah Mengingat Allah, berdzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan (sangkakala kiamat) pertama, kemudian diiringi tiupan kedua. Akan datang kematian dan segala kesulitan didalamnya."

7. "Membaca Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim. Dari setiap kalimat itu seorang malaikat yang bertasbih kepada Allah Ta’ala sampai hari kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu." (HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da’awat)

Like → Bagikan jika ini bermanfaat
Agustus 20, 2013
7 BACAAN PEMBUKA PINTU REZEKI

1. Memperbanyak Membaca"LahawlaWala Quwwata Illa billah" Barang siapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan "La hawla Wala Quwwata Illa billah." (HR. At-Tabrani)

2. Membaca "La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin" Barang siapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur. (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami)

3. Melanggengkan Ber-Istighfar"Barang siapa melanggengkan beristighfar niscaya Allah SWT akan mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan rezki dari arah yang tidak diduga²." (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah)

4. Membaca Surat Al-Ikhlas"Barangsiapa mmbaca Surat Al-Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya." (HR. At-Tabrani)

5. Membaca Surat Al-Waqiah"Barangsiapa membaca surat Al-Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kesempitan hidup." (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al Iman)

6. Memperbanyak Shalawat Ata Nabi "Ubay Bin Ka’ab meriwayatkan, bila telah berlalu sepertiga malam, Rasulullah Salallahu’alaihiwassalam berdiri seraya bersabda: "Wahai Manusia Berdzikirlah Mengingat Allah, berdzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan (sangkakala kiamat) pertama, kemudian diiringi tiupan kedua. Akan datang kematian dan segala kesulitan didalamnya."

7. "Membaca Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim. Dari setiap kalimat itu seorang malaikat yang bertasbih kepada Allah Ta’ala sampai hari kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu." (HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da’awat)

Like → Bagikan jika ini bermanfaat